Kamis, 4 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Melihat 'Jambi Menabuh 2018', Hadirkan Kompangan, Hadrah Sampai Rebana

Khoiruddin menyampaikan kegiatan ini merupakan kali kedua setelah tahun lalu diadakan di Banjarmasin.

Tayang:
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Duanto AS
Tribun Jambi/Mareza Sutan
Festival Seni Budaya Islam digelar di Jambi, Jumat (27/4) malam. 

Suara musik tepuk dengan ritme teratur terdengar dari kejauhan. Salawat, lantunan ayat dan tabuhan alat musik, terdengar merdu, berpadu.

FESTIVAL Seni Budaya Islam tahun ini diadakan di Jambi. Ini merupakan kali kedua dilaksanakan, setelah tahun lalu sukses di Banjarmasin.

Tahun ini, tema yang diangkat 'Jambi Menabuh 2018'.

Sebanyak 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi turut serta dalam festival tersebut. Mereka menampilkan beragam seni budaya Islam, seperti hadrah, kompangan, sampai rebana.

Kegiatan ini dibuka Direktur Penerangan Agama Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, Khoiruddin.

Khoiruddin menyampaikan kegiatan ini merupakan kali kedua setelah tahun lalu diadakan di Banjarmasin.

"Ada pun maksud dan tujuannya, untuk menggali minat umat Islam untuk melestarikan seni budaya Islam itu sendiri," ujarnya.

Dia pun mengapresiasi kegiatan ini. Disampaikannya, tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya lomba, jumlah peserta, serta kemeriahannya.

Dia berharap, agar ke depannya acara ini lebih meriah dan akan diadakan tingkat dalam skala nasional.

Selain Khoiruddin, turut hadir pula Kepala Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi, Muhammad. Dalam sambutannya, dia menyampaikan terima kasih dan apreisasinya terhadap segala dukungan.

"Terima kasih atas segala dukungannya, kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini," ujarnya.

Turut hadir pula Ketua DPP LASKI, Tarmizi Tohor. Dia berharap agar ke depannya acara ini terus berlanjut

"Saya berharap agar kegiatan ini terus berlanjut, untuk mengangkat kembali seni budaya Islam

Selain itu juga untuk menghindari gaya hidup anak-anak zaman sekarang yang salah," tuturnya.

Selain itu, turut hadir pula beberapa perwakilan dari OPD dan instansi di Provinsi Jambi.

Acara ini juga turut menghadirkan Syamsudin Nur, ustaz muda yang sedang naik daun. Ustaz yang sering nongol di televisi ini juga sempat memberikan tausiyah singkat di hadapan penonton.

Dalam Festival Seni Budaya Islam tersebut, dia sangat mengapresiasi kegiatan itu.

"Ini mestinya dilestarikan, karena sudah cukup jarang ya, lihat yang begini. Apalagi di Ibukota," tuturnya.

Selain itu, dia juga salut kepada anak-anak muda yang turut serta dalam festival tersebut. Sebab, katanya, seni budaya seperti hadrah, kompangan, atau rebana ini sudah jarang. Selain itu, biasanya hanya diisi oleh orang-orang yang sudah cukup tua.

"Salutnya dengan yang muda-muda itu. Soalnya kan, jarang kita lihat yang muda-muda mau ikut yang begini," katanya.

Acara itu ditayangkan di berbagai media lokal mau pun nasional. Festival berlangsung hingga Sabtu (28/4). (Mareza Sutan A J)

Baca: Kirim Surat ke Janda Ajak Bercinta, Tak Diduga Surat Terbaca Istri, Nasib Kulub Akhirnya

Baca: FOTO: Kim Jong Un Berpelukan Dengan Moon Jae In, Bandingkan Kedua Ibu Negara Itu

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved