Atlet Sumo yang Miliki Kehidupan Tragis, Mulai dari Tidur di Kandang Kuda dan Tidak Bertemu Wanita
Tapi, di balik kehidupan yang terlihat menyenangkan itu, hidup pesumo ternyata jauh dari kata mudah.
TRIBUNJAMBI.COM - Atlet Sumo terkenal memiliki kehidupan yang sangat mewah dan punya banyak harta.
Tidak hanya itu, pesumo juga terkenal sangat dihormati di Jepang.
Tapi, di balik kehidupan yang terlihat menyenangkan itu, hidup pesumo ternyata jauh dari kata mudah.
Semua terungkap dari artikel yang Dilansir dari BBC oleh tribunjambi.com, begini kehidupan asli para atlet pesumo Jepang.
Baca: Dari Pinggir Sungai Batanghari, Puluhan Orang Warga Sebrang Tonton Kebakaran Hotel Novita
Baca: FOTO-FOTO: Pembongkaran Bangunan di Atas Drainase di Sungai Kerjan
1. Tidak semua pesumo berasal dari Jepang
Olahraga ini sudah dimulai sejak 2000 tahun yang lalu, tapi ternyata atlet sumo kebanyakan bukan keturunan Jepang.
Atlet sumo di Jepang justru didominasi oleh para keturunan Mongolia.
Para atlet sumo ini tetap memakai pakaian adat Jepang lengkap dengan atasan dengan desain seperti pakaian Samurai.
2. Tinggal di kandang kuda
Pesumo tidak tinggal di rumah sendiri, khsusunya para pesumo di bawah tingkat 1 dan 2 yang harus berada di 'kandang kuda'.
'Kandang kuda' adalah sebutan bagi sebuah rumah besar semacam padepokan tempat para sumo berlatih.
Ada sekitar 45 'kandang kuda' di Jepang yang mewakili 45 klub.
Baca: Drama Duel Negara di MotoGP 2018 Bakal Terjadi? Kubu Valentino Rossi dan Kubu Marc Marquez
3. Sumo dari negara asing
Orang yang berasal dari luar Jepang dan Mongolia boleh menggeluti olahraga ini.
Tapi, masing-masing kandang kuda hanya boleh memiliki 1 atlet yang berasal dari lluar negeri.
4. Hidup dan tinggal tanpa pembantu
Sumo di bawah tingkat 1 dan 2 layaknya junior yang harus memenuhi kebutuhan semua orang di 'kandang kuda'.
Mereka memasak masakan sendiri, membersihkan ruangan dan halaman, dan mencuci pakaian para seniornya.
5. Makanan harus diatur

Sumo tidak boleh sarapan. Pagi hari harus dihabiskan dengan berlatih.
Makan siang dan makan malam mereka kebanyakan sayuran yang dimasak dengan kuah panas dan mereka harus makan sangat banyak.
Baca: VIDEO : Mencekam! Detik-detik Kebakaran Hotel Novita Jambi, Water Cannon Polda Ikut Padamkan Api
6. Tidak mencuci rambut
Sumo memiliki rambut yang panjang, tapi mereka harus menaati model rambut yang seragam dan diatur oleh penata rambut khusus.
Mereka tidak mencuci rambut, mungkin beberapa minggu sekali dan rambut mereka diolesi minyak bintsuke yang beraroma wangi.
7. Tidak boleh punya pacar, tidak dapat gaji, dan tidak ada ponsel
Sumo dengan tingkatan yang masih rendah, di bawah 1 dan 2 diperlakukan dengan sangat buruk.
Mereka tidak boleh punya pacar dan tidak diizinkan mengakses ponsel.
Selain itu, mereka tidak mendapat gaji karena uang hanya didapat dari memenangkan turnamen dan biasanya junior tidak pergi bertanding.
8. Makin sering menang, makin mewah fasilitasnya
Pesumo yang sering memenangkan pertandingan akan mendapat kemewahan.
Misalnya supir dan mobil pribadi. Sumo biasanya tidak boleh menyetir karena perut mereka terlalu besar.
9. Tidak bisa keluar dari 'kandang kuda'
Hanya ada dua pilihan, tinggal sebagai sumo di dalam kandang kuda atau keluar selama-lamanya dari dunia sumo.
Bahkan, seorang sumo yang memiliki istri juga tidak diizinkan membawa istrinya.
Mereka harus tinggal secara terpisah dan baru boleh tinggal di rumah sendiri setelah tingkat 2. Wanita benar-benar dilarang untuk memasuki 'kandang kuda'.
SUMBER: Intisari Online