52 Pemandu Wisata Indonesia Berkumpul di Kerinci, Ini Mereka Lakukan

Kegiatan ini merupakan program pemerintah melalui dukungan fasilitasi Kementerian Pariwisata dalam rangka....

Penulis: hendri dede | Editor: Duanto AS
Tribun Jambi/Hendridede Putra
Sebanyak 52 orang pemandu wisata yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, berkumpul di Kerinci, Selasa (28/3). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendridede Putra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Sebanyak 52 orang pemandu wisata yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, berkumpul di Kerinci, Selasa (28/3).

Kehadiran mereka untuk mengikuti kegiatan sertifikasi kompetensi kerja pemandu wisata gunung, yang dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci.

Acara diikuti 52 peserta yang berasal dari luar daerah. Di antaranya Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Sumatera Barat dan Jawa Barat.

Kegiatan ini merupakan program pemerintah melalui dukungan fasilitasi Kementerian Pariwisata dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesionalitas SDM pemandu wisata di Indonesia.

Sekda Kerinci, Afrizal HS, dalam sambutannya saat membuka acara, mengatakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Kerinci, karena sertifikasi kompetensi ini dilaksanakan di Kerinci dan untuk pertama kalinya diadakan di Pulau Sumatera.

"Terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat untuk menyukseskan sertifikasi uji kompetensi pemandu wisata gunung di Kerinci," katanya.

Secara teknis, pelaksanaan program ini, dilaksanakan Lembaga Sertifikasi Profesi Pramuwisata Indonesia (LSP Pramindo) dan Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI).

Baca: Hotman Paris Terciduk, Pakai Jas Perhiasan Mentereng, Ngopi di Pinggir Jalan

Baca: HEBAT! Pebulutangkis Muda Tebo Masuk Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018

Sementara itu, Supriatna Amiputra dari LSP Pramindo (Lembaga Sertifikasi Profesi Pramuwisata Indonesia) Jakarta, mengatakan sertifikasi itu sebagai proses pembuktian bahwa para pemandu wisata gunung di kerinci ini punya kemampuan di bidangnya baik dalam pengetahuan, ketrampilan maupun dalam bersikap.

Proses sertifikasi ini mengacu kepada standar yang telah ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Rahman Mukhlis, Sekretaris Umum APGI ( Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia ), menyambut gembira atas semangat yang luar biasa dari pemandu gunung dan rekan-rekan di Sumatera dalam mengikuti kegiatan ini, karena ini untuk pertama kalinya APGI menyelenggarakan sertifikasi pemandu wisata gunung di Sumatera.

Harapannya, seluruh pemandu gunung di Indonesia memiliki standar kompetensi yang baik dan lebih profesional dalam menjalankan profesinya. Dia berharap pemandu-pemandu yang belum tergabung dengan APGI dan belum melakukan sertifikasi, agar dapat tergabung dalam wadah APGI untuk bisa bersinergi memajukan profesi pemandu gunung Indonesia menjadi lebih baik.

Penyelenggaraan kali ini adalah yang ke 8 kalinya setelah sebelumya pernah juga diselenggarakan di Bogor, Yogyakarta, Manado , Ambarawa, Malang, Makasar dan Lombok.

Sejak berdiri 2016 sampai akhir 2017, APGI telah memiliki anggota 471 orang yang telah tersertifikasi.

Baca: Buka-bukaan Rahasia Jokowi, dari Wali Kota Loncat Gubernur Lalu Bisa Jadi Presiden

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved