Harga Cabai Merah Menurun, Rawit Malah Naik

Harga bahan pokok, terutama cabai merah besar dan keriting mengalami penurunan.

Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/wahyu herliyanto

Laporan Wartawan Tribun Jambu, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Harga bahan pokok, terutama cabai merah besar dan keriting mengalami penurunan.

Pantauan Tribunjambi.com, di sejumlah pasar tradisional Kota Jambi, harga menurun sekitar 20 persen karena bertambahnya pasokan.

Salah seorang pedagang di pasar Talang Banjar Kota Jambi mengatakan, harga cabai sudah turun dari dari yang semula Rp 40 sampai 50 ribu, kini menjadi Rp 36 ribu.

cabai
cabai (tribunjambi/wahyu herliyanto)

"Cabai sudah 36 lah, kalok kemaren-kemaren biso sampe 50 ribu, kito ikutin pasar lah, berapo orang jual segitulah kito jual," ujar seorang pedagang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi, Ariansyah, mengatakan harga komoditas cabai menurun karena bertambahnya pasokan.

"Berdasarkan pemantuan harga kebutuhan pokok di pasaran yang mengalami perubahan harga adalah komoditas cabai yang terpantau menurun karena pasokannya bertambah," kata Ariansyah, (6/3)

Harga komoditas cabai merah besar sebelumnya atau harga di tingkat pedagang sebesar Rp 46.000 menjadi Rp 36.000 per kilogram atau menurun sekitar 22 persen.

Kemudian jenis cabai merah keriting juga mengalami penurunan dari sebelumnya Rp 50.000 per kilogram menjadi Rp40.000 per kilogram atau menurun 20 persen.

Sedangkan untuk jenis cabai rawit hijau mengalami kenaikan sekitar 20 persen dari sebelumnya Rp30.000 per kilogram menjadi Rp36.000 per kilogram karena berkurangnya pasokan.

Kenaikan harga barang kebutuhan pokok itu menurut Ariansyah, hanya bersifat sementara atau sangat tergantung kelancaran pasokan.

Ariansah mengatakan pemantauan kebutuhan pokok ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan No.115/M.DAG/PER/12/2015, untuk mengetahui perkembangan harga dan distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat.

Di Kota Jambi sendiri, pemantauan kebutuhan pokok masyarakat itu dilakukan di tiga pasar induk tradisional yakni Pasar Angsoduo, Pasar Tradisional Talang Banjar dan Simpang Pulai.

Pemantauan harga bahan pokok itu dilakukan rutin untuk mengetahui perkembangan gejolak harga dan pasokan komoditas pangan yang terjadi di pasaran.

Katanya, untuk harga beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, daging sapi dan beberapa jenis barang kebutuhan pokok masyarakat lainnya hingga saat ini terpantau masih stabil.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved