Kader PBB Diajak Pindah Partai
Namun, ketika dinyatakan tidak lulus verifikasi sejumlah kader PBB justru ditawari oleh partai lain untuk bergabung.
Penulis: Jaka Hendra Baittri | Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO – Sidang Badan Pengawas Pemilu (Baswalu) Minggu (4/3) malam akhirnya memutuskan bahwa Partai Bulan Bintang (PBB) memenuhi syarat untuk Pemilu 2019.
Namun, ketika dinyatakan tidak lulus verifikasi sejumlah kader PBB justru ditawari oleh partai lain untuk bergabung.
Hal itu seperti dituturkan oleh Herian, Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) PBB Kabupaten Bungo. Kata dia, ketika KPU memutuskan PBB tidak lulus banyak yang bertanya-tanya kepadanya.
“Dan beberapa orang kader memang ada yang ditawar oleh partai lain. Tapi Insya Allah kita istikamah. Saya mengatakan pada anggota untuk tenang dan menunggu keputusan," kata dia menjadwab Tribun, Minggu malam.
Baca: Kecelakaan Mobil Bupati Bungo, Pihak Kejaksaan Kirim P17
Namun, kini Herian mengaku lega dengan keputusan Bawaslu. Gugatan Yusril Ihza Mahendra selaku Ketua Umum PBB akhirnya dikabulkan.
Dia mengatakan partainya, termasuk di Bungo sudah mempersiapkan diri untuk Pemilu 2019.
Di Kabupaten Bungo sendiri, suara PBB jauh dari kata dominan. Di Bungo PBB hanya memiliki satu kursi. Jumlah itu sama dengan di sejumlah DPRD lainnya. Seperti di DPRD Provinsi Jambi, Kerinci, Merangin, Kota Jambi dan Tanjung Jabung Barat. Sementara di DPRD Tanjung Jabung Timur PBB memiliki dua kursi. Sedangkan di DPRD Sarolangun, Batanghari, Muarojambi dan Sungai Penuh partai dengan warna hijau ini tak memiliki kursi sama sekali.
"Ke depannya kita solidlah, sudah persiapan. Ya rapatkan barisan menuju 2019," katanya.
Dia mengatakan dengan adanya kejadian ini PBB bisa semakin dikenal. "Insya Allah semakin disayang masyarakat," katanya sembari tertawa saat dihubungi Tribun via telepon.
Sementara itu, Ketua DPD PBB Kabupaten Kerinci Dodo Haryanto menyambut baik lolosnya PBB sebagai peserta Pemilu 2019 mendatang.
Dia mengatakan sebenarnya PBB memiliki peluang besar untuk bisa jadi peserta pemilu karena bukan sebuah partai baru. Kata dia, seandainya pun Bawaslu tidak meluluskan, PBB sudah menyiapkan langkah hukum selanjutnya ke PTUN.
Anggota DPRD Kerinci ini mengatakan dirinya akan berangkat ke Jambi untuk membahas langkah yang akan dilakukan partai selanjutnya. Yang jelas saat ini, kata dia, akan membuka pendafaran untuk Pileg 2019.
“Secara lisan, sudah ada sekitar lima orang bacaleg di Kerinci yang menyatakan akan mendaftar. Kepada saya sudah banyak yang mengatakan akan mendaftar. Itu sebenarnya nunggu keputusan Bawaslu ini. Tapi ini sudah jelas, tinggal kita mengikuti prosedur internal partai. Saya juga kembali maju Pileg 2019," ungkapnya.
Ditambahkan Dodo, melihat jumlah suara pada Pileg 2014, suara PBB di kerinci sebanyak 8 ribu lebih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ketua-umum-parta-bulan-bintang-pbb-yusril-ihza-mahendra-di-jambi-senin-53_20180305_124857.jpg)