Ini Daftar Negara yang Larang Bawa Permen Karet dan Saus Tomat, Serta Makanan Lainnya

Selain mengurus dokumen seperti visa dan paspor, ada baiknya kita mencari tahu informasi apa saja tentang negara yang akan kita kunjungi.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Ada beberapa syarat sebelum kita hendak pergi ke luar negeri.

Selain mengurus dokumen seperti visa dan paspor, ada baiknya kita mencari tahu informasi apa saja tentang negara yang akan kita kunjungi.

Baca: Anjing Setia! Tinggal 11 Tahun di Makam Tuannya, Anjing ini Akhirnya Mati

Baca: Kamu Suka Makan Tapi Tidak Gemuk-gemuk? Jangan Heran, Begini Penjelasannya

Informasi tersebut bisa seperti aturan atau larangan.

Sebab, beberapa negara memiliki aturan tersendiri yang unik dan tidak biasa.

Seperti negara-negara di bawah ini yang memiliki larangan untuk mengonsumsi jenis makanan tertentu.

Nah, agar kita tidak salah, berikut 5 jenis makanan yang dilarang pada suatu negara.

1. Permen karet di Singapura

Bagi yang suka makan permen karet, sebaiknya tidak mengunyahnya selama berada di Singapura.

Negara yang sangat menjaga kebersihan ini melarang impor dan penjualan semua produk permen karet.

Sebab, tekstur permen karet biasanya lengket dan susah untuk dibersihkan.

Kalau ketahuan membuang permen karet dijalan, kita akan dikenakan denda sebesar 500 SGD (Rp500.000).

Namun ada pengecualian bagi mereka yang menggunakan permen karet sebagai obat dan membelinya dengan resep dokter.

Baca: Direktur Keuangan Langsung Memasangkan Kaki Palsu Kepada Penerima

Baca: Mobil Tangki Pertamina Jatuh ke Jurang di Sungai Penuh, Ini Identitas Korban

2. Samosa di Somalia

Samosa adalah jenis camilan yang populer di India dan Afrika. Camilan goreng berbentuk segitiga ini biasanya berisi daging atau sayur-sayuran.

Sayangnya, samosa dilarang beredar di Somalia sejak Al Shabaab menduduki negara tersebut.

Mereka menemukan seorang penjual samosa yang memakai daging busuk untuk isi samosa.

Sejak saat itu, mereka melarang penduduk setempat untuk mengkonsumsi samosa.

Baca: Sadis, Lampu Kamar Mendadak Mati, Rosidi Melawan di Kegelapan, 3 Tusukan Menghujam Leher Rosidi

Baca: Direktur Keuangan Langsung Memasangkan Kaki Palsu Kepada Penerima

3. Saus Tomat di Perancis

Saus tomat hampir ada di setiap negara di dunia. Namun, jangan harap mendapatkan saus tomat di Prancis.

Sebab, saus tomat ini dilarang di kantin sekolah dan kampus di Perancis.

Alasannya adalah karena saus tomat dianggap bisa merusak cita rasa dari masakan asli Prancis.

Baca: FOTO: Pihak Bandara Jambi Serahkan Tiga Bantuan Sosial Bagi Warga, Dihadiri Zumi Zola

Baca: Mobil Tangki Pertamina Jatuh ke Jurang di Sungai Penuh, Ini Identitas Korban

4. Cokelat Telur di Inggris

Cokelat yang berbentuk telur (surprise eggs) pastinya menarik untuk anak-anak. Apalagi di dalamnya terdapat mainan yang menarik.

Namun sejak 1938, Inggris melarang impor untuk segala produsen cokelat telur ini.

Larangan ini tujuannya adalah untuk mengurangi kemungkinan anak-anak menelan mainan yang ada di dalam cokelat.

Sebab, mungkin saja ada anak yang tidak mengetahui bahwa ada mainan di dalam cokelat telur itu.

5. Salmon hasil peternakan di Australia dan Selandia Baru

Terdapat dua jenis salmon berdasarkan asalnya, yaitu salmon segar yang ditangkap langsung dari laut dan salmon hasil peternakan yang memang sengaja dibudidaya dalam kolam.

Khusus di Australia dan Selandia Baru, salmon yang berasal dari budidaya dalam kolam dilarang diperjual belikan.

Sebab, salmon jenis ini diperkirakan mengandung bahan kimia yang dapat merusak pengelihatan dan kanker.

(Artikel ini sudah tayang di bobo.grid.id dengan judul “Inilah 5 Makanan yang Dilarang di Beberapa Negara”)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved