2 Kategori dan 49 Istilah yang Sering Digunakan di Film Biru
Sebenarnya secara garis besar, Blue Film atau film Biru itu terbagi dalam 2 kategori, yaitu Softcore dan Hardcore. Perbedaannya apa?:
Merupakan film Biru yang sangat menekankan pada erotisme yang dilakukan pada kaki dan pangkal paha.
TINY TITS:
Genre ini menampilkan wanita-wanita muda berdada kecil. Biasanya aktris yang beradegan dalam film ini adalah para remaja, sehingga kadang genre ini sering tumpang-tindih dengan genre lain seperti Teen Porn, dan Lolita Porn.
ALBINO:
Seperti namanya, maka artis / aktor yang bermain di film ini adalah orang albino (penderita kelainan pigmen pada kulit). Beberapa penonton menganggap kelainan pada kulit orang albino merupakan tontonan yang cukup erotis.
ALT PORN:
Para artis dalam genre ini adalah orang-orang bertato, piercing, rambut dicat warna, dan bergaya gothic, punk rock, raver, crusty, atau stoner.
BONDAGE PORN / BDSM:
Pernah lihat film fiksi "Fifty Shades of Grey"?. Nah, genre ini merupakan film porno yang mempertontonkan dua atau beberapa orang (berlawanan jenis) yang mengalami penganiayaan dan menikmati "sakit" yang diderita sebagai bentuk pelepasan hasrat seksual.
BDSM sendiri merupakan singkatan dari Bondage (Pengikatan), Dominance (Pendominasian), Sadism and Masochism. Dalam BDSM, ditampilkan adegan-adegan kekerasan seperti pencambukan, perantaian, dan sedikit memukul atau bahkan melukai.
RAPE PORN:
Salah satu genre film Biru yang sering diperdebatkan adalah genre ini, karena genre ini sering dianggap sebagai genre yang mendorong pria untuk melakukan pemerkosaan pada wanita. Film bergenre ini biasanya menampilkan adegan pemerkosaan yang dilakukan oleh satu atau beberapa pria pada seorang atau beberapa wanita.
SPANKING:
Genre Biru yang menampilkan adegan pemukulan pada bokong. Bisa dilakukan dengan tangan, ataupun benda lainnya, mirip BDSM tetapi tiak memakai alat-alat lain.
WIRED:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/22022018_film-porno_20180222_094523.jpg)