5 Mitos dan Larangan Dilakukan saat Imlek, Jangan Ucapkan Kata-kata
Meski tersebar ke berbagai penjuru dunia, namun ternyata ada kesamaan soal mitos kepercayaan atau pantangan
Pembicaraan seputar hantu atau apapun yang terkait dengan roh orang yang sudah meninggal juga dilarang karena diyakini akan membawa unsur kematian.
Selain itu juga tidak boleh membuat anak-anak menangis di malam tahun baru, karena membawa suasana kesedihan; dimana seharusnya tercipta suasana kegembiraan oleh tawa anak-anak.
3. Simpan Benda-Benda Ini Saat Tahun Baru Imlek
Alat-alat pembersih rumah seperti kemoceng, kain pel dan sapu harus disimpan sebelum malam pergantian tahun baru.
Hal ini dimaksudkan agar kita tidak menggunakannya lagi ketika Hari Imlek berlangsung; karena apabila digunakan dipercaya keberuntungan kita juga akan ikut tersapu.
Jika kotor, gunakan saja kertas tisu, atau pungut dengan tangan.
4. Jangan Memotong Rambut Menjelang Imlek
Menurut kepercayaan, kita tak boleh memotong/menggunting rambut pada saat tahun baru Imlek; alasannya keberuntungan kita disepanjang tahun akan ikut terpotong juga.
Jika ingin memotong rambut disarankan agar dilakukan beberapa hari sebelum hari H.
Namun tidak tahu apa hal ini berlaku juga bagi wanita yang ingin nyalon dulu sebelum pergi ke rumah sanak saudaranya, atau sekedar ingin tampil kinclong cantik saat menjamu para tamu dirumahnya.
5. Mitos Seputar Warna Merah Saat Imlek
Jangan heran kalau saat Imlek, warna merah akan menjadi dominan dibanding warna lain.
Mulai dari pakaian hingga ornamen atau hiasan Imlek semua berwarna Merah.
Masyarakat etnis Tionghoa percaya jika warna merah adalah simbol keberuntungan. Kertas Angpao yang dibungkus dengan berwarna merah bermakna agar anak-anak dapat tumbuh sehat dan bahagia selalu.(*)
BACA Beraktivitas di Hutan Adat, Ratusan Warga Desa Baru Perentak Bakar Alat Berat PETI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/sandra-dewi_20160202_163330.jpg)