Rabu, 8 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Uap Vape Picu Kanker dan Serangan Jantung, Ini Kandungannya

Para periset dari Universitas New York mengungkapkan, uap vape ternyata dapat merusak DNA, meningkatkan risiko kanker,

Editor: Suci Rahayu PK
net
Rokok elektrik 

TRIBUNJAMBI.COM - Ada satu hal lagi yang benar-benar membuat kita harus menghindari rokok elektrik atau vape.

Para periset dari Universitas New York mengungkapkan, uap vape ternyata dapat merusak DNA, meningkatkan risiko kanker, serta memicu penyakit jantung.

Memang, vape selama ini dikenal lebih tidak berisiko dibanding rokok tembakau, namun tetap “berbahaya" dan tidak bisa disebut aman.

Baca: Cewek Matre Kena Batunya! Pamer Foto Pacar Punya Porsche, Malah Balik Ditertawakan Gara-gara Ini

Lewat uji laboratorium, studi terbaru menemukan, tikus yang terpapar uap vape mengalami tingkat kerusakan DNA yang lebih tinggi di jantung, paru-paru dan kandung kemih.

Selain itu, sistem DNA yang melindungi terhadap serangan kanker juga terganggu.

"Kami menemukan uap vape bersifat karsinogenik dan penggunanya memiliki risiko lebih tinggi daripada non-pengguna," kata pemimpin peneliti tim Moon-shong Tang.

Baca: Para Istri Tentara Datang ke Kebun Hidroponik PKK, Ini yang Terjadi di Sana

Saat menguji paparan nikotin dan turunannya pada sel-sel paru dan kandung kemih manusia—juga ditemukan persoalan serupa. Sel-sel cenderung bermutasi atau mengalami perubahan, hingga menjadi pemicu tumor.

Uap vape seringkali dianggap tidak berisiko, karena disebut hanya mengandung sedikit nikotin dan beberapa pelarut organik yang relatif tidak berbahaya.

Dan, penelitian lain juga menunjukkan pengguna vape memiliki 97 persen lebih sedikit karsinogen pada paru-paru, daripada perokok tembakau.

Baca: Model Seksi Berbikini di Pesawat Sambut Rombongan Timnas U-23, Maskapai Vietjet Didenda

Namun tetap, tingkat tersebut masih jauh lebih tinggi pada pengguna vape, daripada mereka yang tidak merokok.

Karsinogen adalah zat-zat yang menyebabkan kanker dengan mengubah asam deoksiribonukleat dalam sel-sel tubuh. Hal ini mengganggu proses-proses biologis.

Karsinogenik adalah sifat mengendap dan merusak terutama pada organ paru-paru, karena zat-zat yang terdapat pada rokok.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved