Model Ini Grogi Saat Lelang Keperawanan, Pria yang Mau Bayar Mahal Harus Punya Kriteria Begini

Seorang model berusia 18 tahun di Inggris sampai melelang keperawanannya demi bisa melakukan ini untuk masa depannya

Model Ini Grogi Saat Lelang Keperawanan, Pria yang Mau Bayar Mahal Harus Punya Kriteria Begini
pixabay.com kolase
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Ruth Vania

TRIBUNJAMBI.COM, CAMBRIDGE - Seorang model berusia 18 tahun di Inggris sampai melelang keperawanannya demi bisa membiayai kuliahnya dan membelikan sebuah rumah untuk orangtuanya.

Menurut Nicole, nama samaran model tersebut, apa yang dilakukannya itu hingga kini masih belum diketahui kedua orangtuanya.

Bahkan, perempuan asal Inggris itu mengaku orangtuanya pasti akan sangat kecewa jika mengetahui hal tersebut.

http://cdn2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/nicole-model-berusia-18-tahun-di-inggris_20180118_133226.jpg
(News.com.au/Supplied)
Nicole, model berusia 18 tahun di Inggris.

Namun, Nicole berencana hasil lelang keperawanannya itu dapat membantu pembiayaan studinya serta kehidupan keluarganya.

"Saya berharap saya bisa mendapat uang sebanyak mungkin untuk membiayai studi saya, membantu saudari dan keluarga saya, dan membelikan orangtua saya sebuah rumah," tutur Nicole.

Sejauh ini, penawaran yang diterimanya sudah mencapai lebih dari 890 ribu poundsterling Inggris (Rp 16,4 miliar).

Meski memutuskan untuk menjual keperawanannya, Nicole menjamin dirinya hanya akan mau memberikannya pada "lelaki yang baik" saja.

"Sebenarnya saya deg-degan saat melakukan ini, tapi saya juga merasa percaya diri, sebab jika seorang pria mau membayar sangat mahal untuk ini pastinya ia adalah seorang yang baik," katanya.

Nicole mengatakan, keinginan untuk menjual keperawanannya sebenarnya sudah muncul sejak dirinya berusia 16 tahun, usai menyadari betapa berharganya keperawanan seorang perempuan.

Semua berawal saat Nicole menjalin hubungan dengan seorang pria yang lebih tua darinya.

"Dia bilang, ia ingin terus bersama dengan saya sepanjang hidupnya dan membangun rumah tangga bersama. Tapi, saat itu saya masih berusia 16 tahun dan masih ragu akan itu," jelas Nicole.

"Jadi, saya memutuskan untuk berpisah dengannya," lanjutnya.

Keinginannya untuk memperbaiki hidup keluarga dan melanjutkan pendidikan di University of Cambridge, Inggris, membuat Nicole berpikir untuk menjual keperawanannya.

"Saya melihat banyak iklan lelang dan menemukan banyak perempuan yang menjual dirinya untuk mendapatkan banyak uang. Jadi, saya memutuskan untuk melakukan hal yang sama," ucapnya. (Metro/News.com.au)

Editor: nani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved