Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Imbau Warga Kecamatan Batang Asai dan Limun Waspada Banjir, 8-10 Januari Hujan Lebat

"Kemungkinan tetap ada, karena intensitas hujan di Kabupaten Sarolangun cukup tinggi untuk beberapa hari ke depan," katanya

Tayang:
Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Duanto AS
Tribun Jambi
Ilustrasi banjir. 

Laporan wartawan Tribun Jambi Teguh Suprayitno

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang terus mengguyur wilayah Sarolangun, dikhawatirkan akan mengakibatkan banjir. Itu terutama di wilayah bantaran sungai.

Kepala BPBD Kabupaten Sarolangun, Mulyadi, mengingatkan agar masyarakat yang tinggal di bantaran sungai mewaspadai kemungkinan terjadinya banjir bandang. Dia memberi peringatan untuk warga, terutama di wilayah Kecamatan Batang Asai dan Kecamatan Limun.

"Kemungkinan tetap ada, karena intensitas hujan di Kabupaten Sarolangun cukup tinggi untuk beberapa hari ke depan," katanya, Senin (8/1)

Dia juga mengatakan Januari hinga Februari menjadi puncak musim penghujan. Seminggu ke depan, kata Mulyadi, potensi hujan di Sarolangun masih cukup tinggi. Sampai saat ini pemerintah Kabupaten Sarolangun masih menetapkan status siaga banjir dan longsor.

Itu pun sesuai dengan laporan Badan Meteorolgi, Klimatologi dan Geofisika di Jambi, 8-10 Januari ini, diprediksi akan timbul hujan berintensitas sedang hingga lebat yang disertai petir.

Analisa BMKG, kondisi itu disebabkan karena adanya pusat tekanan rendah 1006 mb di Australia bagian Utara dan 1008 mb di Samudra Hinda selatan Sumatera. Di wilayah Bangka Belitung terdapat sirkulasi tertutup, daerah belokan angin di Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Kalimantan yang mendukung tumbuhnya awan awan hujan yang signifikan di wilayah Jambi, termasuk Sarolangun.

Kondisi tersebut membuat wilayah Sarolangun yang banyak dialiri sungai kerap dilanda banjir bandang maupun banjir musiman. BMKG mengimbau agar agar masyarakat terutama di pinggiran DAS Batanghari untuk tetap waspada, termasuk potensi longsor dan angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved