Rabu, 15 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Memprihatinkan! Sampah Plastik Telah Membunuh 1.000 Penyu Laut Setiap Tahun

Polusi plastik kini mencapai tahap yang memprihatinkan. Banyaknya sampah plastik ini membuat beberapa spesies terancam.

Editor: rida
YouTube
ilustrasi PENYU 

TRIBUNJAMBI.COM- Polusi plastik kini mencapai tahap yang memprihatinkan.

Banyaknya sampah plastik ini membuat beberapa spesies terancam.

Hal ini banyak dialami oleh penyu laut.

Bagi penyu, kantong plastik terlihat seperti ubur-ubur yang lezat.

Jaring ikan yang hanyut juga terlihat seperti rumput laut tak berbahaya.

Tapi jika penyu menelan sampah plastik atau terjerat jaring ikan, bisa sangat mematikan.

Dalam sebuah penelitian terbaru bahkan dijelaskan bahwa sampah plastik ini telah membunuh 1.000 penyu laut setiap tahunnya.

Penelitian ini dilakukan oleh para peneliti dari University of Exeter, Inggris.

Mereka melakukan survei samudera di seluruh dunia di mana penyu tinggal.

Hasilnya, 91 persen penyu yang mereka temukan terjerat alat tangkap telah mati.

Para peneliti juga meminta bantuan para ahli yang melintasi Samudera Atlantik, Pasifik, India, dan Mediterania untuk melihat apakah ada kura-kura terbunuh oleh plastik.

Dari 106 orang yang menanggapi, 84 persen mengatakan mereka melihatnya.

"Para ahli yang kami survei menemukan bahwa keterikatan plastik dan polusi lainnya dapat menimbulkan dampak jangka panjang pada kelangsungan hidup beberapa populasi penyu dan dampak ini lebih besar daripada (dampak) tumpahan minyak," ungkap Brendan Godley, profesor ilmu konservasi di Exeter dikutip dari Newsweek, Selasa (19/12/2017).

"Kita perlu memotong tingkat limbah plastik dan mengejar alternatif biodegradable (plastik yang terurai) jika ingin mengatasi ancaman serius terhadap kesejahteraan penyu ini," sambungnya.

Para peneliti juga menyebut berbagai macam sampah plastik yang berakhir di samudera dapat membunuh kura-kura. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved