Heboh ILC Reuni 212, Penjelasan Mahfud MD Soal Khilafah Ini "Tampar" Ustaz Felix Siauw
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi sekaligus tokoh Nahdlatul Ulama, Mahfud MD, memberikan jawaban
TRIBUNJAMBI.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi sekaligus tokoh Nahdlatul Ulama, Mahfud MD, memberikan jawaban tegas menanggapi pernyataan Ustaz Felix Siauw tentang Khilafah.
Dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) bertema "212: Perlukah Reuni?" yang disiarkan Selasa (5/12/2017) malam, Ustaz Felix sempat mempertanyakan mengapa ideologi Khilafah dilarang di Indonesia.
"Terlarang dari mananya? Kalau Anda mengatakan Khilafah ideologi terlarang, berarti Anda harus menghapuskan kemudian, orang-orang yang membaca ketika Tarawih pada Khalifah Abu Bakar, Khalifah Umar, Khalifah Usman, Khalifah Ali. Mereka adalah Khalifah-khalifah. Dan Khilafah adalah apa? Khilafah adalah prinsip pengelolaan alam semesta yang diamahkan Allah kepada manusia," ucapnya.
Baca: Hasil Liga Champion: Gol Penentu Kemenangan Real Madrid Ditentukan oleh Lucas Vazquez
Baca: Terungkap! Jadi Wanita Terkaya di Indonesia, Begini Gaya Hidup Arini Subianto
Baca: Wabah Difteri, Kenali dan Cegah Sejak Dini. Jangan Sampai Keluarga Anda Jadi Korban! Begini Caranya
Ia kemudian mencontohkan, misal seorang ayah yang mengajari anak dan istrinya kepada hal yang baik sudah menjadi seorang khalifah yang menerapkan prinsif khilafah.
Nah, jika itu dalam lingkup rumah tangga menurutnya ada konsep yang lebih besar.
Namun kemudian ia mempertanyakan mengapa ideologi Khilafah itu justru dilarang?
Pernyataan ustaz Felix tersebut ternyata tidak sepaham dengan Mahfud MD.
Baca: Gara-gara Dinner Family, Adik Ayu Ting Ting Dibully. Netizen: Nulis Caption Aja Belepotan
Baca: Astaga, Tiga Pekerja Pabrik Terjebak Dalam Tong Berisi Tinta Mendidih. Saat Diselamatkan Kondisinya
Dalam teleconference, Mahfud MD dengan tegas mengatakan bahwa ia tidak sependapat dengan Ustaz Felix Siauw terkait soal khilafah.
Hal tersebut menurut Mahfud MD ada dua hal yang harus dipahami.
Menurut Mahfud MD, mengartikan khilafah sebagai pemimpin bukanlah hal yang bermasalah.