Pemecahan Dapil, Aang: KPU Harus Banyak Kajian

Aang Purnama, mengatakan selama rencana KPU tidak bertentangan dengan Undang Undang, menurutnya tidak ada masalah Dapil dimekarkan.

Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUN JAMBI/RIAN BACKEND
pilkada sarolangun 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Teguh Suprayitno

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN – Rencana pemekaran Dapil II oleh KPU Sarolangun mendapat tanggapan dari anggota dewan.

Aang Purnama, mengatakan selama rencana KPU tidak bertentangan dengan Undang Undang, menurutnya tidak ada masalah Dapil dimekarkan.

Menurutnya pemecahan Dapil tidak berpengaruh pada dulangan suara untuk dirinya saat kembali mencalonkan diri pada pemilihan 2019 mendatang. Katanya, pemilih akan melihat figur masing-masing partai.

Namun ia melihat, rencana pemecahan dapil akan berpengaruh pada berasan anggaran yang akan dikelurakan KPU.

Aang juga mengatakan, KPU harus melakukan banyak kajian terlebih dahulu sebelum memutuskan pemekaran Dapil.

“Itu yang harus dipikirkan. Itu nantikan ada PPK, ada panitia penyelenggaran, nggak mungkinkan mereka akan gabung dengan dapil lain kalau ada dapil baru,” jelasnya.

“Coba dipikirkanlah dengan keuangan negara seperti ini sekarang,” imbuh anggota dewan asal Mandiangin ini.

Dalam dunia politik, setiap orang punya upaya untuk mendokrak suara saat pemilihan 2019 mendatang. Sehingga, pemecahan Dapil menurutnya tidak akan pengaruh pada suara untuk dirinya saat kembali maju.

Ia juga tidak menganggap wilayah dapil yang semakin sempit akan mempermudah dirinya untuk mendulang suara lebih tinggi.

“Kalau namanya kita berjuang, sejauh apapun ya harus kita jalani, apalagi untuk menyerap aspirasi masyarakat,” katanya.

Sementara, Muhammad Lutfi, anggota dewan dari partai PPP mengatakan, ia mendukung rencana KPU untuk memecah Dapil II. Dengan begitu, menurutnya, dia bisa lebih fokus pada suara yang ada pada Dapilnya.

“Kita sangat senang, kalau bisa ini terealisasi untuk 2019 nanti,” katanya, Senin (27/11). “Kita memelihara konstituen tidak repot, tidak jauh-jauh. Jadi bisa lebih fokus,” kata anggota dewan dari Pauh ini menambahkan.

Dengen dipecahnya Dapil II, Lutfi mengaku tidak ada masalah dengan pemilih yang akan mendulang suara pada pemilihan 2019 mendatang.

“Ya tinggal lagi bagaimana kita untuk memelihara dan mempertahankan yang tahun kemarin,” katanya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved