Femallenials

Guys! Jangan Malu Berwirausaha. Ini Tips-tips dari Usahawan Muda Jambi, Melati

Di era millenial, menjadi wirausaha merupakan hal yang patut untuk dicoba. Selain karena keuntungannya yang lumayan, juga karena

Penulis: Nurlailis | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/ALDINO

TRIBUNJAMBI.COM - Di era millenial, menjadi wirausaha merupakan hal yang patut untuk dicoba. Selain karena keuntungannya yang lumayan, juga karena banyak hal baru yang dirasakan setelah berwirausaha.

Satu di antara anak muda yang berwirausaha Melati Novitasary, ia mengatakan berwirausaha merupakan hal yang wajib untuk dicoba kalangan muda.

“Ada yang memandang wirausaha itu sebelah mata karena gak punya seragam. Mereka gak tahu kalau hasilnya lumayan. Jika marasa mampu berwirausaha kenapa tidak dicoba, mumpung masih muda,” ujarnya saat ditemui Tribun di RM Hj Herni Telanai beberapa hari lalu.

15102017_IMEL2
(TRIBUN JAMBI/ALDINO)

Wanita yang akrab disapa Imel ini mengaku ada banyak pengalaman yang didapat dari wirausaha, satu di antaranya bisa bersosialisasi dengan orang banyak.

“Dari kelas 1 SMA saya udah jaga toko. Saya pernah ngebungkus nasi, menghidangkan lauk, pernah diejek orang. Selagi halal kenapa nggak dilakuin,” tuturnya.

Ada banyak anak muda yang ingin berwirausaha, namun tidak tahu mau mulai dari mana. Dara kelahiran Jambi, 23 November 1994 inipun memberikan tips bagi kita-kita yang ingin memulai usaha.

15102017_imel
(TRIBUN JAMBI/ALDINO)

“Penting untuk memulai wirausaha dari hobi. Semua usaha gak harus dari yang besar, dari yang kecil pun jadi. Jangan malu untuk jualan,” terangnya.

Selanjutnya setelah dimulai dari hobi, yang harus dilakukan adalah mengkreasikan bidang itu.

“Berani mengembangkan, kalau saya lebih melihat apa yang lagi hits sekarang. Tempatnya gak harus mewah, saya sendiri sebagai anak muda merasa takut kalo masuk tempat mewah, kalo yang sederhana kan semua kalangan bisa masuk,” ungkap alumni Unja Fakultas Hukum ini.

15102017_imel
 (TRIBUN JAMBI/ALDINO)

Kesulitan yang ia jalani selama menjalankan usaha rumah makan adalah pergantian karyawannya. Ia mau karyawan yang memang sudah berpengalaman di bidang waiters.

“Teman-teman banyak gak tahu dulu aku juga suka ngebantuin orang tua, taunya sekarang pas udah pegang rumah makan ini,” ujar penggemar musik melow ini.

Jangan Marah Saat Masak

15102017_imel
(TRIBUN JAMBI/ALDINO)

Ada banyak cara yang dilakukan orang dalam menumpahkan emosinya. Yang paling sering dilakukan adalah mengupdate status di sosial media.

Lain halnya dengan Imel, ia lebih berkontemplasi diri dengan salat terlebih dulu. Ia pun tidak menumpahkan emosinya pada hal yang ia sukai yaitu memasak. “Memasak itu gak boleh lagi sedang marah. Hasilnya akan berantakan, jadi perasaanya harus happy terus,” ujar penggemar film horor ini.

Ia mengungkapkan memasak justru membuatnya mampu melupakan masalah yang sedang dihadapi.

15102017_imel
(TRIBUN JAMBI/ALDINO)
Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved