Tiga Dewan Pengawas SPTV Dipilih

Akhirnya Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Sungaipenuh telah memilih 3 orang untuk menjabat Dewan pengawas Sungaipenuh

Penulis: hendri dede | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAI PENUH - Akhirnya Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Sungaipenuh telah memilih 3 orang untuk menjabat Dewan pengawas Sungaipenuh Televisi (SPTV), yang bertempat di aula kantor DPRD Sungaipenuh, Senin malam (2/10).

Hal itu menyusul telah dilaksanakan proses Uji kelayakan dan Kepatutan para calon dewan pengawas SPTV yang dilaksankan pada 13 hingga 14 September lalu. Kali ini pansus DPRD menetapkan 3 dari 9 nama calon Dewan pengawas SPTV yang telah mengikuti berbagai proses tahapan.

Hasilnya M Rasyid mendapat suara terbanyak dari unsur Pemerintahan, Asma Ismail dipilih dari unsur Tokoh Masyarakat, dan Mardizal Penyiaran. Seorang anggota Pansus yang berasal dari Fraksi Demokrat, Fajran Nahru, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan proses akhir dalam melakukan fungsi Pansus pada pembentukan dewan pengawas lembaga penyiaran publik lokal (LPPL) SPTV.

Dikatakannya Pansus DPRD telah menetapkan 3 nama Dewan Pengawas SPTV dari 9 nama yang diajukan. "Ya, kemarin (Selasa-red) sejak pukul 16.00 wib hingga malam 18.30 proses pemilikannya kita lakukan dengan pemilihan oleh anggota pansus. Kita sudah menetapkan 3 dewan pengawas SPTV, M Rasyid, Asma Ismail dan Mardizal," katanya.

Pihaknya berharap dengan terpilihnya Dewan Pengawas SPTV melalui proses yang mengacu pada aturan yang ada, LPPL SPTV bisa menjadi lebih baik demi mewujudkan Visi Sungai Cerdas 2021 kedepannya," ujar Fajran Rabu(3/10) di DPRD kota Sungaipenuh.

Damrat anggota Pansus dari fraksi PDIP dikomfirmasi terkait proses dan fungsi dewan pengawas SPTV yang telah terpilih mengatakan sudah berjaan sesuai aturan. Dia mengatakan agar ketiganya bekerja dengan maksimal mebawa sungaipenuh TV jadi terkemuka, karena saat ini masih belum maksimal dan perlu dikembangkan lebih baik khususnya tingkat provinsi Jambi. "Kita minta Sungai penuh TV milik Pemkot lebih maju lagi. Karena ini aset dan dari anggaran Pemkot," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved