Ratusan Rumah di Air Hangat Timur Terkena Banjir Bandang
Hujan deras yang menguyur kabupaten Kerinci mengakibatkan ratusan rumah warga terkena banjir bandang. Bahkan banjir di desa Sungai Abu, Kecamatan Air
Penulis: hendri dede | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Hujan deras yang menguyur kabupaten Kerinci mengakibatkan ratusan rumah warga terkena banjir bandang. Bahkan banjir di desa Sungai Abu, Kecamatan Air Hangat Timur ketinggian air mencapai sekitar 1 meter.
Informasi yang dihimpun banjor terjadi di desa Desa Baru Sungai Abu, Pondok Sungai Abu dan Desa Air Panas Sungai Abu. Sedangkan di kecamatan Sitinjau Laut desa Sebukar dan Bunga Tanjung yang terkena banjir.
Kades Baru Sungai Abu, Abdul Karim membenarkan banjir menerjang rumah warga Senin malam hingga Selasa dini hari (26/9). Dia mengatakan banjir ini masuk banjir yang cukup parah, dimana ada beberapa titik ketinggian airnya mencapai sekitar 1 meter. "memang cukup parah banjir tadi malam, ada yang sampai 1 meter tinggi air. Sebab banjir ini tidak hanya di Desa Baru Sungai Abu, tapi juga Dua desa lainya yaitu desa Pondok Sungai Abu dan Desa Air Panas Sungai Abu," katanya saat dikonfirmasi Selasa (26/9)
Dia menyebutkan, akibat banjir tersebut, Sekitar ratusan rumah warga yang terkena banjir akibat meluapnya air di aliran drainase. "banyak rumah terendam banjir, kalau dilihat ada sekitar ratusan rumah lah, karno ado tiga desa yang terkena banjir, sampai saat tadi (kemarin) masih membersihkan air didalam rumahnya," tambahnya.
Tidak hanya rumah yang terendam banjir, lahan pertanian pun dikecamatan Air Hangat Timur pun juga di landa banjir akibat meluapnya air dari Irigasi dari desa Koto Tebat. "Sawah yang sudah ditanami padi juga ada terendam banjir akibat hujan tadi malam, luasnyo sekitar 2 hektar ado yang terendam,"sebutnya.
Terkait dengan banjir yang kerap melanda desa, dirinya minta kepada pemerintah kabupaten Kerinci dan pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) untuk dapat memperbesar saluran Drainase di Desa Baru Sungai Abu. Sebab drainase yang ada saat ini tidak mampu menampung air pada saat hujan lebat. "Perlu bantuan saluran air itu diperbesarkan terutama dari bwss kalau dari Kabupaten anggaran terbatas, tapi banjir ini sudah saya sampaikan kepada Pemkab, sampai saat ini belum ada bantuan," ujarnya.
Selain di tiga desa kecamatan Ai Hangat Timur, banjir juga menerjang Desa Sebukar kecamatan Sitinjau laut, namun banjirnya tidak seperah yang terjadi di kecamatan Air Hangat Timur, karena banjirnya hanya sekitar 30 cm ketinggian airnya. "Ya, banjir dari sore sampai malam membuat beberapa rumah digenangi air," ujar Dedi salah seorang warga setempat.
Dia mengatakan banjir yang menggenangi rumah warga tersebut tidak terlalu lama, karena hanya banjir bandang, sehingga setelah hujan teduh air di rumah warga mulai surut. "Alhamdulillah kalau paginya air sudah surut, sebab air ini karena meluapnyo air dari drainase," katanya
Pemkab Kerinci melalui badan penanggulangan bencana mengatakan telah melakuka upaya mendatangi lokasi banjir. Asmara bagian TRC Kerinci bilang sejumlah desa yang terkena banjir ada Kecamatan Air Hangat Timur. Namun saat ini sudah mulai surut. "Saat ini mulai surut, warga nembersihkan rumahnya. Kita tetap meminta warga wasapada karena musim hujan rawan banjir dadakan," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/26092017_banjir-bandang_20170926_183034.jpg)