Tak Bisa Panen Ikan, Warga Musnahkan Dompeng
Warga Dusun Rantau Pandan dan Dusun Rantau Duku Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo, musnahkan puluhan
Penulis: Jaka Hendra Baittri | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan TRibun Jambi, Jaka HB
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Warga Dusun Rantau Pandan dan Dusun Rantau Duku Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo, musnahkan puluhan mesin dompeng, Sabtu (9/9) lalu.
Sekretaris Dusun Rantau Duku, Mahjoni mengatakan pemusnahan dilakukan oleh masyarakat. Hal ini disebabkan masyarakat merasa air sungai sudah tercemar karena aktivitas PETI yang terus menerus.
Dia mengatakan masyarakat tak tahan lagi harus mengonsumsi air yang pekat tersebut.
“Ada 20 set mesin dompeng dibakar dan sebagian dihancurkan dengan martil. Panen ikan lubuk larangan tidak kunjung
terlaksana karena air tak juga jernih,” katanya. Mahjoni mengatakan aparat terkesan tutup mata terhadap aktivitas PETI
yang sudah hamppir 2 tahun beroperasi ini. Inilah yang menjadi alasan masyarakat turun ke lapangan ke Sungai Batang Leban dan Sungai Batang Tegan dan limbah PETI-nya dibuang ke sungai Batang Bungo.
“Kalau masih terus bekerja kami akan menurunkan massa lebih banyak lagi. Karena panen ikan lubuk larangan belum bisa dipanen karena air keruh disebabkan PETI ini,” katanya.
Kapolsek Rantau Pandan, Hardis membenarkan adanya aksi masyarakat tersebut.
“Selama ini PETI sudah kita tertibkan namun pelakunya tak juga jera,” katanya.