Usai Ditinggal Pacar Bule, Perempuan Ini Aniaya Anak Kandungnya yang Balita, Diduga Stres

Kekerasan terhadap balita terjadi di Denpasar, Bali. Seorang ibu menganiaya anak kandungnya yang baru berusia 11 bulan.

Editor: Nani Rachmaini
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara/Dwi S
Bayi JD tampak tertawa riang saat bercanda dengan Ketua Yayasan Metta Mama & Maggha, Vivi Monata Adiguna, Jumat (28/7/2017). 

Menurut sumber Tribun Bali, hubungan antara MD dengan bule Austria itu hanya sebatas pacaran.

Bayi JD adalah hasil hubungan di luar nikah.

Selama menjalani hubungan asmara, kehidupan keduanya penuh dengan konflik.

Keduanya bahkan sempat terlibat perkelahian hingga berujung laporan ke Polres Karangasem.

"Dulu mereka berdua sempat tinggal di Karangasem, antara bule dan perempuan ini terjadi pertengkaran dan penganiayaan. Tapi mereka berdamai sehingga sepakat mencabut laporan polisi," tuturnya.

Usai kejadian itu, cekcok dan pertengkaran tetap berlanjut.

Akhirnya MD ditinggalkan sang kekasih untuk kembali ke negara asalnya di Austria.

Sejak ditinggal sang kekasih, MD kemudian tinggal berdua bersama JD di sebuah kos-kosan di kawasan Seminyak, Kuta, Badung.

"MD melakukan kekerasan kepada bayinya karena kesal JD sakit dan juga tidak punya uang untuk kebutuhan hidup," bebernya.

Sebelumnya, Sukawati dari P2TP2A Provinsi Bali menjelaskan kepada awak media bahwa bayi JD adalah hasil dari hubungan di luar pernikahan MD dengan kekasihnya yang dari Austria.

Informasi yang dihimpun, kasus kekerasan tersebut awalnya dilaporkan oleh ayah biologis JD kepada pihak Dinas Sosial Provinsi Bali.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved