Jumat, 17 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Dewan Sayangkan Air Terjun Limbur Lubuk Mengkuang tak Dikelola Pemkab

Masyarakat di kawasan Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Muara Bungo bisa meraup untung hingga belasan juta rupiah perharinya.

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: Fifi Suryani
ISTIMEWA

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO -

Betapa tidak, hinggal H+5 lebaran wisatawan dari berbagai daerah ramai memadati air terjun di Lubuk Mengkuang.

Namun, hal ini disayangkan anggota Komisi III DPRD Muara Bungo, Dharmawan. Pasalnya, kawasan tersebut tidak dikelola oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

Menurutnya, air terjun itu jika dikelola dengan baik oleh pemkab bisa menjadi wisata yang ikonik di Kabupaten Muara Bungo.

"Sayang sekali jika tidak dimanfaatkan oleh pemerintah. Kenapa? Karena masyarakat dari provinsi lain seperti Sumbar ramai datang ke sana," ujarnya kepada Tribun, Jumat (30/6).

Ia menyebutkan, hingga saat ini tempat wisata itu masih dikelola oleh masyarakat lokal. Di kawasan tersebut pun terdapat lima air terjun di dua dusun. Yakni Dusun Sungai Ipuh dan Dusun Sungai Besar, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang.

"Semua yang merawatnya masih dari masyarakat desa setempat," ujarnya.

Menurutnya pula, jarak dari Kota Bungo menuju Lubuk Mengkuang, Kecamatan Limbur tidak begitu jauh. Hanya memakan waktu sekira dua jam perjalanan menggunakan kendaraan umum.

"Bahkan untuk masuk ke sana juga bisa ditempuh menggunakan motor. Hanya saja akses menuju ke sana tidak terawat," ucapnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved