Trump Hapus Budaya Jelang Idul Fitri Ini di Gedung Putih
di bawah pemerintahan Clinton, Bush, dan Obama, pihak Gedung Putih bisa menghabiskan waktu berbulan-bulan mempersiapkan acara itu.
"Makan malam dilakukan persis saat Matahari terbenam," demikian isi undangannya.
Dalam catatan hariannya, John Quincy Adams menuliskan bahwa makan malam itu disajikan sore hari seperti pada bulan Ramadhan.
Terlepas dari apa yang disajikan saat makan atau siapa pun yang hadir saat itu, itu sama halnya seperti momen berbuka puasa.
Tradisi ini berlanjut pada tahun 1996, ketika Ibu Negara Hillary Clinton, setelah dirinya mempelajari lebih lanjut tentang ritual tersebut.
Sang putri, Chelsea bahkan diketahui telah mempelajari sejarah Islam di sekolahnya, menurut laporan Muslim Voices.
Selanjutnya giliran George W Bush, termasuk setelah serangan 9/11. Dia mengatakan, saat makan malam bahwa perang dilakukan untuk melawan terorisme, bukan Islam.
Bagi muslim Amerika, makan malam yang mungkin bisa kembali diadakan di Gedung Putih tahun ini merupakan sebuah harapan terwujudnya persatuan setelah kebencian terhadap muslim meningkat tajam dibandingkan 2001 lalu. Demikian seperti dilansir independent.co.uk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/25052017_trump_20170525_233253.jpg)