Volume Sampah di Jambi Meningkat 7 Persen

Dia memperkiraka puncak sampah pada tiga hari sebelum lebaran. Sebab masyarakat madih sibuk berbelanja keperluan lebaran

Kompas.com/David Oliver Purba
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tujuh hari menjelang Idul Fitri, volume sampah bertambah hingga 7 persen per hari.

Ardi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi mengakui adanya kenaikan ini. Namun, menurutnya ini tidak setinggi tahun sebelumnya.

Volume sampah per hari capai 1.500 kubik. Jelang lebaran tahun 2017 ini, volume sampah di Kota Jambi naik 7 persen.

Ardi mengatakan meningkatnya volume sampah ini kemungkinan besar diakibatkan stabilnya kondisi ekonomi. Menurutnya ini terkait daya beli masyarakat akan barang-barang baik elektronik, pakaian, sembako, dan lainnya.

Dia memperkiraka puncak sampah pada tiga hari sebelum lebaran. Sebab masyarakat madih sibuk berbelanja keperluan lebaran.

Dia menyebutkan kenaikan ini sebab titik sampah yang paling banyak akan afa di pusat perbelanjaan modern. Seperti mall, swalayan hingga pasar tradisional.

Ardi mengatakan pihaknya mengantisipasi penumpukkan sampah di Kota Jambi hingga malam takbir. Ada tim yang dibentuknya untuk angkut semua sampah.

“Mulai sore mereka sudah mulai turun, hingga malam. Sehingga pada saat pagi shalat ied kondisi Kota Jambi tetap bersih,” katanya.

Ardi mengatakan pihaknya tetap mempekerjakan petugas kebersihan pada saat lebaran nanti dengan jumlah yang lebih sedikit. Diprioritaskan bagi pekerja yang non-muslim.

“Mereka tetap bekerja dan mendapat gaji tambahan,” katanya.

Pihak DLH juga akan mengerahkan alat berat untuk ditempatkan di pasar Angoduo guna mengurai sampah yang ada di pasar terbesar di Provinsi Jambi itu. “Pihak bidang pasar sudah berkoordinasi dengan kita untuk pinjam alat berat,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved