Kekerasan pada Wartawan

Komandan Brimob: Kalau Tidak Aneh-aneh, Anggota Juga Tak Akan Macam-macam

Komandan Korps Brimob Polri Irjen Murad Ismail menanggapi soal intimidasi anak buahnya terhadap wartawan Lembaga Kantor

Editor: Fifi Suryani
(Kompas.com/ Rahman Rahmat Patty)
Dankor Brimob Irjen Pol Murad Ismail saat diwawancari wartawan, Sabtu (27/5/2017). 

Sementara itu, sang oknum Brimob sedang berjaga di sekitar lokasi.

"Tadinya mau antre, tetapi tidak jadi. Terus ada anggota yang duduk melihat ke arah SPG, kemudian melihat saya," ujar Ricky, seperti dilansir dari antaranews.com.

"Saya diam saja, namun anggota itu mendekat dan menanyai saya. Dia sampai ngatain saya dengan kata-kata yang saya tak tahu apa artinya, tetapi menurut seorang teman saya itu kasar," kata Ricky.

Setelah itu, oknum Brimob berinisial A bersama tiga rekannya menggiring Ricky selayaknya pelaku kriminal.

Ia berusaha melakukan kekerasan kepada Ricky dengan mencekik hingga mencoba membanting tubuh Ricky.

Keadaan berangsur kondusif setelah datang seorang anggota Brimob senior untuk mendamaikan kedua belah pihak.

Ricky kemudian pulang bersama rekan-rekan wartawan olahraga lain. Ia masih merasa trauma dengan tindakan kekerasan oknum Brimob tersebut.

Berita ini telah tayang di laman Kompas.com, Senin (19/6) pukul 13.59: Komandan Brimob: Kalau Tidak Aneh-aneh, Anggota Juga Tak Akan Macam-macam

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved