Importir Malaysia 'Borong' Kopi Liberika Luwak dari Betara Tanjabbar
Petani kopi di Tanjabbar mulai dilirik oleh importir dari Malaysia, saat ini sudah berjalan kerjasama antara eksportir
Penulis: andika | Editor: Awang Azhari
TRIBUNJAMBI.COM - Petani kopi di Tanjabbar mulai dilirik oleh importir dari Malaysia, saat ini sudah berjalan kerjasama antara eksportir di Kecamatan Betara dengan pengusaha Malaysia yang menampung kopi liberika versi luwak.
Hal ini disampaikan eksportir kopi luwak di Betara, Jumalis, menurutnya distribusi barang memang belum berjalan penuh karena harus melalui beberapa tahap administrasi sebelum barang masuk secara resmi ke Malaysia.
Namun wujud kerjasama secara teknis sudah dijalankan, kedua belah pihak, baik eksportir maupun importir di Malaysia sudah menyepakati bentuk kemasan.
“Kesepakatan kita proses pengemasan dilakukan di Betara, Cuma bentuk kemasan disepakati antara kami dan mereka, yang jelas kemasannya yang sesuai dengan selera masyarakat Malaysia,” kata Jumalis kepada Tribun.
Di kemasan, lanjut dia, ditulis identitas kedua belah pihak terkait, baik yang memproduksi atau eksportir, maupun pengimpor di Malaysia.
“Kita tidak mau kalau identitas kita hilang di kemasan itu, jadi identitas mulai dari nama perusahaan yang mengekspor dan asal barang tertera di kemasan,” ulasnya.
Sejauh ini, Malaysia baru tertarik untuk mengimpor kopi liberika versi luwak, karena menurutnya lebih diterima oleh lidah masyarakat negeri jiran.
Namun berjalannya kerjasama ini nanti, pengimpor di Malaysia bisa saja membeli kopi liberika yang bukan versi luwak. “Itu nanti mereka melihat dulu potensi pasar.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kopi-espresso-arjuno-tumenggung_20161024_091937.jpg)