Kamis, 9 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ahok : Ada yang Nawarin kok Gaji Rp 250 Juta per Bulan di Luar Bonus

TRIBUNJAMBI.COM - Kekalahan incumbent Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaja Purnama alias Ahok

Editor: ridwan
Tribunnews.com/ Wahyu Aji
Calon gubernur DKI Jakarta nomor pemiilihan dua Basuki Tjahaja Purnama di kantor DPP NasDem, Jakarta Pusat, Rabu (19/4/2017). 

TRIBUNJAMBI.COM - Kekalahan incumbent Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaja Purnama alias Ahok menimbulkan pertanyaan baru kemana berikutnya ia akan berlabuh?

Sejumlah spekulasi muncul terkait masa depan Ahok. Kedekatan Ahok dengan Presiden Jokowi disebut-sebut akan memuluskan jalannya meraih jabatan baru.

Isu yang muncul antara lain Ahok akan jadi menteri hingga Dirut BUMN. Namun sebelum kalah, Ahok pernah berseloroh mengincar posisi Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog).

Hal itu diungkapkan Ahok pada juli 2015 lalu. Keinginan itu, kata Ahok, kerap dia lontarkan bila bertemu Presiden Jokowi.

"Saya sudah bilang ke Presiden kalau bos Bulog enggak beres biar saya yang gantikan," kata Ahok pada peresmian Operasi Pasar 2015 di Balai Kota, Kamis, 2 Juli 2015 lalu.

Menurutnya saat itu, peranan Bulog sangat penting bagi masyarakat. Sebab, perusahaan ini menjadi tumpuan untuk menjamin pasokan beras di pasar. "Apa susahnya mengatur dan menjaga volume beras," tambahnya.

Ahok mengungkapkan, Dirut Bulog tak hanya butuh orang pandai mengamankan kebutuhan pangan di Indonesia tapi juga yang jujur dan berani.

Alasannya sebab perusahaan ini kerap berbenturan dengan kepentingan spekulan yang memainkan harga. "Saya sudah siap ini mumpung mau dipecat Dewan lewat hak menyatakan pendapat," kata Ahok dengan lantang.

Apa yang mendasari keinginan Ahok jadi bos Bulog? Ternyata dipicu kekagumannya pada mantan Presiden Soeharto dalam mengatur ketersediaan bahan pangan.

Menurut Ahok, Bulog pada era Soeharto punya taji. "Malam hari dikabarkan stok kosong, besok pagi gudang sudah terisi penuh karung beras, lalu spekulan itu harus menjual berasnya," ungkapnya.

Sekadar diketahui gaji seorang Dirut Perum Bulog ada dikisaran Rp 100 jutaan.

Setali tiga uang, baru-baru ini Ahok mengaku ditawari pekerjaan bergaji Rp 250 juta per bulan bila tak gagal menjabat lagi gubernur.

"Ada yang sudah nawarin kok gaji Rp 250 juta per bulan di luar bonus. Mana bisa dapat duit segitu kalau jadi gubernur," ujarnya tertawa.

Gaji Gubernur Jakarta

Sebenarnya, apa saja yang akan diperoleh orang yang menempati posisi gubernur DKI Jakarta? Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membocorkan komponen penghasilannya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved