Demo Buruh
BREAKING NEWS: Puluhan Buruh Tuntut Gajinya Dibayar ke Kanwil Kemenag
Puluhan pekerja buruh harian lepas proyek revitalisasi dan pengembangan asrama haji Jambi, Rabu (12/4) mendatangi Kantor Kanwil Kementrian Agama
Penulis: Deni Satria Budi | Editor: Nani Rachmaini
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Deni Satria Budi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Puluhan pekerja buruh harian lepas proyek revitalisasi dan pengembangan asrama haji Jambi, Rabu (12/4) mendatangi Kantor Kanwil Kementrian Agama Provinsi Jambi. Mereka melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembayaran gaji mereka yang belum dibayar oleh PT Guna Karya Nusantara, selaku rekanan.
Jamhuri, perwakilan buruh mengatakan, jumlah buruh yang gajinya belum dibayar sebanyak 178 orang. 52 diantaranya buruh asal Jawa.
"Total nilai gaji yang harus dibayar sebesar Rp 300 jutaan," sebut Jamhuri.
Sementara itu, Dasman, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek itu mengatakan, sejauh ini belum ada pengajuan pencairan dari perusahaan.
"Saya mengerti. Tapi, sejauh ini belum ada pengajuan pencairan," sebut Dasman, yang menemui pendemo dan dijawab dengan sorak dari pendemo.
Marno, seorang buruh yang belum dibayar gajinya sejak awal kerja mengatakan, ia terpaksa pinjam uang dari temannya untuk biaya sehari-hari.
"Saya 20 hari kerja dan lembur, belum dibayar sama sekali. Ada teman yang tiga bulan malah belum dibayar," jelas Marno, buruh asal Cirebon.
Hal yang sama juga dikatakan buruh lainnya asal Gresik, Jawa Timur. Menurutnya, mereka sudah tidak bekerja
sejak 30 Maret 2017 lalu.
"Kami butuh makan, biaya keluarga dan biaya anak sekolah," sebut buruh, seraya berteriak.(*)