Breaking News:

Tim Madel-Har Lapor Kecurangan Pilkada ke Panwaslu

Tim Advokasi paslon nomor urut 1 melaporkan indikasi kecurangan Pilkada Sarolangun ke Panwaslu Kabupaten Sarolangun, Selasa (21/2).

Penulis: Herupitra | Editor: Awang Azhari
TRIBUN JAMBI/HERUPITRA
23092016_madel_har 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Tim Advokasi paslon nomor urut 1 melaporkan indikasi kecurangan Pilkada Sarolangun ke Panwaslu Kabupaten Sarolangun, Selasa (21/2). Ada sembilan point pelanggaran yang diadukan oleh tim advokat pasangan Madel-Musharsyah.

Zul Armain Aziz tim advokad pasangan Madel-Har dikonfirmasi membenarkan laporan yang disampaikan kepada Panwaslu Sarolangun.

“Hari ini (kemarin, red) kami resmi melaporkan temuan pelanggaran kecurangan pada pilkada sarolangun. Sedikitnya ada sembilakan point penting yang kami laporkan,” kata Zul, kemarin.

Pihaknya juga meminta kepada penyelenggara pilkada Sarolangun untuk segera menindak lanjuti temuan Tim Advokad paslon nomor urut 1. Mereka meminta agar dilakukan pemilihan ulang.

“Kami meminta agar temuan kami untuk ditindak lanjuti. Secara tegas kami minta agar dilakukan pemilihan ulang aecara umum di kabupaten sarolangun ini,” tegasnya.

Ketua Panwaslu Sarolangun, Rofiqoh membenarkan laporan yang disampaikan oleh tim Advokad paslon nomor 1.


"Tadi Tim advokad dari paslon nomor urut satu memang ke kantor dan melaporkan, namun dalam bentuk surat. Dalam laporan yang kami terima masih banyak yang harus dilengkapi, sehinga laporan tadi dibawa lagi oleh tim advokad,” jelas ketua panwaslu.

Dia menyebutkna, laporan yang disampaikan tersebut lebih kepada katagori pelanggaran biasa. Sehingga Panwaslu menyarakan agar di laporkan ke banwaslu provinsi.

“Tadi juga sudah saya jelaskan kepada tim advokad, dari laporan yang masuk kita teliti dulu dan kita tetap pada aturan per KPU. Jika lebih dari 60 hari sebelum hari pencoblosan, namun jika lewat masa itu maka masuk pada katagori pelanggaran pilkada biasa,” bebernya lagi.

Jika laporan tim advokad paslon nomor urut 1 kembali datang sebutnya, maka pihaknya akan segera meneliti laporan dan barang bukti yang dibawa.

“Jika sudah lengkap laporanya maka kami akan segera meneliti. Namun di laporan yang masuk harus di lengkapi bukti. Jika ada kupon, siapa yang pertama dapat dan siapa yang mau bersaksi itu contoh kecilnya,” tegasnya.

Terpisah Ketua KPU Sarolangun, Ahyar dikonfirmasi juga membenarkan ada tim advokad paslon nomor urut 1 memberikan tembusan laporan.

“Saya tadi tidak berada di tempat. Namun di meja saya tadi ada surat tembusan dari tim advokad paslon nomor urut 1,” tandas Ahyar.(pit)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved