Senin, 27 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Awalnya Gejala Sinusitis, Perempuan ini Ternyata Terinfeksi Jamur yang Menghancurkan Wajahnya

cita-cita untuk menjadi seorang aktris harus kandas karena infeksi jamur yang akhirnya merenggut nyawanya

Penulis: bandot | Editor: bandot
STOMP
Tran Thi Yen Nhung perempuan asal Vietnam yang mengidap penyakit misterius 

TRIBUNJAMBI.COM - Sinusitis adalah inflamasi atau peradangan pada dinding sinus. Sinus adalah rongga kecil berisi udara yang terletak di belakang tulang pipi dan dahi. Sinusitis termasuk penyakit umum yang bisa menjangkiti orang-orang pada segala umur.

Namun, seorang wanita Vietnam 28 tahun, Tran Thi Yen Nhung, mendapat seluruh wajahnya diserang infeksi oleh jamur invasif setelah ia didiagnosis mengidap infeksi sinus tiga tahun lalu pada tahun 2014.

Tran Thi Yen Nhung
Tran Thi Yen Nhung (STOMP)

Awalnya Nhung pergi ke dokter setelah mengalami rasa sakit di hidungnya, yang semakin memperburuk dari waktu ke waktu, seperti dilaporan World of Buzz.

Keluarganya, prihatin melihat kondisi dia yang terus memburuk mengeluarkan biaya lebih dari £ 180.000 (S $ 319.049) untuk perawatan medis dan untuk konsumsi obat-obatan, tapi usaha tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Sebagai upaya terakhir, Nhung menjalani operasi untuk mengamputasi daging yang terinfeksi.

Sayangnya, operasi tersebut hanya memperburuk kondisinya, dan infeksi segera semakin parah menyebar ke seluruh wajahnya.

Tran Thi Yen Nhung
Tran Thi Yen Nhung ()

Dalam setahun, bakteri telah menyebar dan membuat hampir seluruh wajah Nhung membusuk, menghancurkan hidung dan mulutnya.

Luka-luka bernanah juga menarik kawanan lalat, dan dia hampir tidak bisa melihat, makan atau minum setelah itu.

Akhirnya, ia meninggal pada 27 Desember 2016.

Tran Thi Yen Nhung
Tran Thi Yen Nhung ()

bibi Nhung ini, Tran Van Hong mengatakan:

"Melihat Nhung di begitu banyak rasa sakit memilukan.

"Dia tidak pernah berhenti menyakiti.

"Tapi dia baik dan memohon keluarganya tidak lagi menghabiskan uang pada perawatannya.

"Dia bilang dia baik-baik saja, dan meminta kami untuk tidak menangis.

"Kami sedang mencari pengobatan, mengunjungi setiap rumah sakit untuk menemukan seseorang untuk membantu.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved