Operasi Tangkap Tangan

Ini Respon Ridwan Kamil Usai Anak Buahnya di-OTT

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjamin pelayanan masyarakat tak akan terkendala menyusul tertangkapnya

Ini Respon Ridwan Kamil Usai Anak Buahnya di-OTT
Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat berfoto bersama polwan berhijab usai mengunjungi Gereja Kristen Indonesia Van de Venter, Bandung, Sabtu (24/12/2016).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI 

TRIBUNJAMBI.COM, BANDUNG - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjamin pelayanan masyarakat tak akan terkendala menyusul tertangkapnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Dandan Riza Wardana. Hingga saat ini, Dandan yang masih berstatus sebagai saksi, sedang diperiksa oleh Satreskrim Polrestabes Bandung.

Jika ada peningkatan status, Ridwan mengaku akan segera menyiapkan pelaksana tugas agar pelayanan masyarakat tak terhambat. "Saya akan akan koordinasikan dengan Kapolres, kalau pejabat ini akan berkepanjangan pemeriksaannya mungkin bisa saya PLT-kan atau gimana. Tapi saya pastikan kepada masyarakat pelayanan perizianan tidak akan terganggu. Jika perlu saya akan turun langsung untuk memastikan," kata Ridwan di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Sabtu (28/1/2017).

Emil, sapaan akrabnya, mengaku belum mengetahui secara pasti kasus apa yang menjerat Dandan. "Saya per hari ini belum tahu detailnya. Berita ke saya kalau mau jujur apa adanya, (informasinya) hanya kepala dinas kena OTT. Modusnya belum tahu, Kapolres juga sama. Tim masih mendalami maka informasinya masih sebatas itu," tutur Emil.

Polrestabes Bandung menemukan uang Rp 300 juta dan US$ 10.000 (sekitar Rp 133 juta) dalam operasi penangkapan Dandan. Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo mengatakan, selain Dandan, pihaknya juga mengamankan empat orang rekannya.

Menurut Hendro, penangkapan Dandan merupakan hasil penyelidikan anggota Reskrim Polrestabes Bandung berdasar laporan dari masyarakat. Pihaknya akan terus mendalami kasus tersebut.

"Kasusnya masih kita dalami antara gratifikasi atau pungli nanti nunggu hasil pemeriksaan dari Reskrim," jelasnya.

Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved