Kejuaraan Taekwondo Diundur

Kejuaraan Taekwondo Piala Danrem 042 Gapu diundur dua pekan. Pengunduran ini lantaran

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI/HERI PRIHARTONO
Pengurus Taekwondo Kota Jambi menggelar rapat kerja daerah di Abadi Suites, Sabtu (20/8/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Heri Prihartono

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kejuaraan Taekwondo Piala Danrem 042 Gapu diundur dua pekan.

Pengunduran ini lantaran adanya pergantian Ketua Umum Taekwondo Kota Jambi dijabat oleh Komandan Kodim 0415 Batang Hari, dari Letkol Arm Widodo Noercahyo kepada Letkol Inf Denny Noviandi.

Ketua Umum Taekwondo, Letkol Inf Denny Noviandi  memastikan kejuaraan tersebut akan tetap berlangsung.

Dengan demikian, target utama untuk melahirkan bibit-bibit taekwondo terbaik bisa terwujud.

"Insya Allah Kejuaran itu tetap dilaksanakan pada minggu ke empat pada 26-28  Januari d berjalan dengan sukses sehingga dapat mengukur kemampuan atlet dalam teknik yang didapat selama latihan guna meningkatkan prestasi yang lebih baik lagi di masa yang akan datang," ujarnya.

Menurut Denny, Mundurnya ajang ini menjadi kesempatan baik bagi atlet Taekwondo untuk terus berlatih dan mempertajam kemampuan yang sudah dimiliki.

Tim  Taekwondo yang ikut serta akan semakin ramai nantinya, apalagi kejuaraan tersebut sebagai persiapan menuju Porprov 2018.

"Justru ini menjadi hal baik bagi kami, semakin luas kesempatan untuk berjuang. Karena ingin menunjukkan kesungguhan berupaya membawa harum nama daerahnya," ungkapnya.

Sementara itu, Juru Bicara Taekwondo Kota Jambi, Ramadhani menyebutkan sejumlah nomor akan dipertandingkan.

Ajang ini mempertandingkan kelas pra junior, Junior, senior pemula dan prestasi.

Untuk tarung terbagi beberapa kelas, seperti kelas pemula pra junior usia 6 sampai 13 tahun, kemudian junior 14 sampai 17 tahun, dan senior 18 tahun ke atas. Untuk tarung kelas prestasi, 12 sampai 17 tahun, dan senior 18 tahun keatas. 

Poomsae atau gerakan seni, mempertandingkan kelas pra junior Individual Putra. Juniornya, individual putra - putri, berpasangan, dan beregu putra dan putri.

Dikatakannya, akan ada sekitar 600 atlet ambil bagian bersaing untuk menjadi yang terbaik pada kejuaraan bergengsi ini. Dari berbagai unit kabupaten Kota seluruh Provinsi Jambi dan lima Provinsi tamu undangan Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Bengkulu, Pekanbaru,

"Dua matras dibentang untuk mempersingkat waktu. Kejuaraan tersebut berbentuk Kyorugy atau yang disebut tarung, dan Poomsae atau seni gerakan," ujar Dani

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved