Mobil Tangki Meledak Tewaskan 73 Orang

Sedikitnya 73 orang tewas dan ratusan orang terluka ketika sebuah mobil tangki minyak meledak dan terbakar di Mozambik, Kamis (17/11/2016).

Mobil Tangki Meledak Tewaskan 73 Orang
AFP
Sebuah mobil tangki minyak meledak dan terbakar di Mozambik, Kamis (17/11/2016), sehingga sedikitnya 73 orang tewas dan 110 orang terluka. 

TRIBUNJAMBI.COM, MAPUTO – Sedikitnya 73 orang tewas dan ratusan orang terluka ketika sebuah mobil tangki minyak meledak dan terbakar di Mozambik, Kamis (17/11/2016).

“Jumlah korban tewas dari insiden tersebut telah mencapai 73 orang,” kata radio nasional sambil merujuk laporan pejabat di Tete, ibu kota Provinsi Tete, Mozambik barat.

"Insiden itu terjadi ketika warga mencoba mengambil bensin dari truk tangki," di desa Caphiridzange, Provinsi Tete, dekat Malawi, menurut pernyataan pemerintah.

Pemerintah menambahkan, 110 orang terluka, beberapa dari mereka berada dalam kondisi kritis karena luka bakar serius.

Anak-anak termasuk di antara yang terluka, demikian radio, demikian Agence France-Presse.

Tidak diketahui secara pasti apa penyebab ledakan tersebut. Aparat kepolisian masih menyelidiki insiden tersebut dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata.

Pihak berwenang sedang berusaha menentukan apakah yang terjadi dengan truk tangki bensin itu sehingga meledak, kata Direktur Informasi Joao Manasye.

Seorang wartawan lokal mengatakan, truk itu jatuh mengalami kerusakan pada Rabu (16/11/2016) dan meledak pada Kamis (17/11/2016) sore, saat sejumlah orang mencoba mengambil bensin.

Pemerintah "menyesalkan jatuhnya korban jiwa, dan saat ini memberikan bantuan yang diperlukan untuk menyelamatkan nyawa dan untuk menghibur keluarga korban," kata Manasye.

Tiga menteri juga akan mengunjungi lokasi kejadian pada Jumat (18/11/2016) untuk memantau pekerjaan para penyelamat .

Mozambik merupakan salah satu negara termiskin di dunia, menurut Dana Moneter Internasional (IMF).

Perang saudara selama 16 tahun yang berakhir pada tahun 1992 membuat penduduk mengalami krisis ekonomi yang mengerikan.

Pemerintah baru-baru menaikkan harga bahan bakar minyak, setelah nilai mata uang lokal bernama 'metical' melemah terhadap dollar AS.

Editor: nani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved