Rabu, 22 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Suami Tembak Istri Hingga Tewas, Alasannya Sungguh Sangat Mengejutkan

Hasan (50), warga Dusun Senuruk, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat tega menembak istrinya sendiri,

Editor: Rahimin
TRIBUN PONTIANAK/Rivaldi Ade Musliadi
Murni (50) korban tembakan senapan angin oleh suaminya saat mendapat perawatan di sebuah klinik, Sabtu (11/12/2016). Namun nyawa Murni tak dapat tertolong sebelum mendapat perawatan intensif. 

TRIBUNJAMBI.COM - Hasan (50), warga Dusun Senuruk, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat tega menembak istrinya sendiri, Murni (50), Sabtu (12/11/2016).

Ia menembak istrinya dalam jarak 20 meter yang menyebabkan Murni roboh, hingga belakangan dilaporkan meninggal dunia.

Kapolsek Sekadau Hilir, AKP Muhadi, membenarkan informasi telah terjadi penembakan. Penembakan dilakukan Hasan (50) kepada istrinya, Murni (50). Keduanya adalah warga Dusun Senuruk, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau.

"Istrinya ditembak tepat bagian rusuk sebelah kiri dari jarak kurang lebih 20 meter. Menggunakan senapan angin," kata AKP Muhadi kepada tribunpontianak.co.id, Sabtu (12/11/2016).

Ia menjelaskan penembakan terjadi pukul 10.00. Ia menembak Murni hanya karena kesal dan kalap diomeli istrinya itu.

Karena dimarahi sang istri itulah, ia mengaku kalap hingga akhirnya melepaskan tembakan. "Saat itu, dia bertanya mengenai hasil kerjaan di ladang," ucap Hasan.

Ia menembak istrinya dengan senapan angin.

Sempat ke Ladang

Aksi penembakan yang dilakukan Hasan diketahui Kristina Nyai (49). Kristina masih terhitung keluarga dengan Murni. Sebelum kejadian, Kristina dan Murni berangkat sama-sama ke ladang, Sabtu (12/11/2016) pukul 07.00 WIB. Mereka ke ladang yang ada di Jalan Merdeka Barat, Kilometer 2.

Setibanya di ladang, baik Kristina maupun Murni mulai mencabuti rumput di ladang masing-masing. Tak berapa lama, Kristina dipanggil Hasan.

Saat ditemui Tribunpontianak.co.id, Hasan sedang diperiksa penyidik Satreskrim Polres Sekadau.

"Saya tidak tahu persis seperti apa kejadiannya. Saya tiba-tiba dipanggil suaminya. Dia bilang Mamak Abun kena tembak aku," kata Kristina menirukan ucapan Hasan.

Saat itu, Kristina mengaku sudah melihat Murni roboh tergeletak di ladang. Iapun kaget bukan main mendapat pengakuan Hasan tersebut.

Begitu mendapat kabar, ia dan Hasan langsung bergegas menghampiri tubuh Murni yang sudah roboh tergeletak di ladang..

Kemudian, Murni dibawa menggunakan sepeda motor yang dikendarai Hasan. Murni langsung dibawa ke pelayanan kesehatan untuk mendapatkan perawatan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved