Selasa, 21 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Sebuah Danau Glasial di Everest Dikeringkan, ini Alasannya

Pemerintah Nepal berhasil mengeringkan sebagian dari danau glasial raksasa yang berada di dekat Gunung Everest

Editor: bandot
Department of hydrology and meteorology
Imja Tsho, berada di ketinggian 5.000 meter di atas permukaan laut, 10 kilometer sebelah selatan puncak tertinggi dunia, Everest. 

Tercatat, tak kurang dari lima juta meter kubik air dikeluarkan dari danau tersebut.

Pemerintah Nepal menjalin kerjasama dengan United Nations Development Programme (UNDP) untuk melakukan "pengurasan" danau ini. 

Sebuah tim yang terdiri dari 40 orang persenel militer dan lebih dari 100 pekerja lokal yang biasa bertugas di ketinggian Himayala, bekerja bergantian sejak enam bulan lalu. 

"Sebuah gorong gorong sepanjang 45 meter dibangun untuk menjadi saluran air dari danau, menuju danau di wilayah bawah," kata Letnan Kolonel Bharat Lal Shrestha, yang memimpin tim militer. 

"Kami juga memasang gerbang mekanis untuk mengontrol aliran air," sambung dia.

"Karena kerasnya hembusan angin, salju, dan udara yang tipis, kami hanya sanggup bekerja dua atau tiga jam per hari, ini sangat menantang," kata dia. 

Permukaan air di Danau Imja Tsho meluas dari cakupan awal 0,4 kilometer persegi menjadi 1,01 kilometer persegi, yang terdeteksi sejak tahun 1984 hingga 2009.

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan bencana banjir yang mungkin menghantam perkampungan di kaki gunung. 

Sejumlah ahli menyebutkan, banjir berpotensi membahayakan hidup lebih dari 50.000 jiwa yang ada di perkampungan di kaki gunung, di distrik bagian selatan negara itu.

Sebagai bagian dari proyek besar ini, sistem peringatan dini sudah dibangun dan dipasang di perkampungan di kaki gunung. 

"Rencana kami adalah untuk mereplikasi hasil kerja ini, jika ternyata masih dibutuhkan penanganan serupa di lokasi lainnya," ungkap dia. 

Tercatat, Nepal menjadi raja danau glasial dengan jumlah mencapai 3,000 danau.

Di tahun 2014, di jurusan studi internasional mengingatkan bahwa es di puncak Himalaya bisa menyebabkan menyusutnya permukaan salju hingga 70 persen di wilayah Everest.

Sebuah hasil studi yang dipublikasikan oleh the Kathmandu, --pusat terpadu pengembangan wilayah pegunungan, mengungkap, berdasarkan citra satelit, salju di puncak Himalaya sudah menyusut hampir 25 persen.

Penyusutan terjadi dalam rentang 1977 hingga 2010.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved