Senjata Berat Rusia, Bikin Bergidik

Dari “Hovercraft” kelas Bora hingga S-300, inilah wujud alutsista-alutsista Rusia paling canggih yang kini sedang diperbincangkan banyak kalangan.

Editor: Duanto AS
Intisari online
Misil balistik RS-24 Yars 

 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebagai negara dengan anggaran terbesar keempat di dunia pada 2015, tidak aneh jika Rusia memiliki peralatan-peralatan perang yang sangat canggih. Dari “Hovercraft” kelas Bora hingga S-300, inilah wujud alutsista-alutsista Rusia paling canggih yang kini sedang diperbincangkan banyak kalangan.

“Hovercraft” kelas Bora

“Hovercraft” kelas Bora sebenarnya adalah sebuah kapal berlambung ganda yang bisa diubah menjadi hovercraft dengan 68 orang awak. Kapal berkecepatan maksimal 100 kilometer per jam ini dipersenajatai delapan misil Mosquito dan 20 misil-anti pesawat udara.

Pantsir-S1

Alat ini merupakan gabungan dari misil darat ke udara jarak menengah dan sistem persenjataan anti-pesawat udara. Sistem pertahanan ini dilengkapi 12 misil darat ke udara berpemandu dan dua senapan mesin kaliber 30 milimeter yang efektif mengatasi pesawat terbang, helikopter, misil balistik dan rudal penjelajah.

Kapal selam “siluman”

Novorossysk, kapal selam siluman bertenaga diesel ini adalah yang pertama dari enam kapal sejenis yang diluncurkan dari galangan kapal di St Petersburg, tahun lalu.

Menurut perancangnya, teknologi "siluman" kapal selam ini bisa membuatnya secara virtual tak kasat mata saat sedang berada di permukaan air.

Jet tempur serba guna MiG-35

Jet tempur ini sangat handal dalam pertempuran udara dan memiliki kemampuan menyerang sasaran darat dengan keakuratan tinggi. Pesawat ini bisa melesat dengan kecepatan 2.400 kilometer per jam meski bertubuh 30 persen lebih besar dari pendahulunya.

MiG-35 mampu melakukan “dogfight”, menghancurkan sasaran di permukaan air atau tanah dari jarak jauh sama baiknya. Pesawat itu juga dapat digunakan untuk keperluang pengintaian udara.

Sistem pertahanan udara BUK-2

Inilah peralatan tempur yang menembak jatuh pesawat milik Maskapai Penerbangan Malaysia Airlines pada 2014 di Ukraina. Misil 9M317 yang mempersenjatai sistem ini bisa mengenai sasaran yang terbang di ketinggian 14.000 meter yang melesat tiga kali kecepatan suara.

Misil RS-24 Yars

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved