Home and Garden
GALERI FOTO: Pingin Anggrek Anda Cepat Berbunga dan Sehat? Semprot Pakai Ini
BUNGA Anggrek (Orchidaceae) menjadi satu diantara tanaman hias yang paling banyak diminati.
Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM - BUNGA Anggrek (Orchidaceae) menjadi satu diantara tanaman hias yang paling banyak diminati. Dengan bentuk serta warna yang menawan, bunga anggrek menjadi primadona bagi para pecinta tanaman hias di Indonesia.
Tidak jarang, beberapa jenis anggrek pun dikerap dijadikan salah satu koleksi tanaman hias di taman rumah. Untuk membuatnya tetap tampil cantik dan segar, Anda pun harus tahu bagaimana merawatnya.
Beberapa jenis anggrek memiliki kepekaan terhadap panas, sehingga Anda perlu mengatur pencahayaannya. Jika tidak, bunga anggrek Anda bisa layu bahkan mati.
Untuk jenis anggrek hibrid seperti cattleya, dendrobium, phalaenopsis (anggrek bulan) dan vanda, cenderung membutuhkan cahaya cukup banyak, namun bukan berarti bunga jenis ini harus dipapar langsung di bawah sinar matahari.
Andri, pengelola Tunggul Semi Nurseri menjelaskan, angrek hibrida membutuhkan pencahayaan sekitar 50 persen. Untuk mengaturnya Anda bisa menggunakan shading net sebagai atap penutup taman Anda.
“Kalau anggrek hibrida lebih mudah perawatannya, paling yang perlu diperhatikan pencahayaannya. Anggrek hibrida rata-rata butuh pencahayaan 50-70 persen,” katanya, saat di temui di jalan Agus Salim, 56A, Kotabaru.
Selain pencahayaan, tanaman anggrek juga butuh nutrisi untuk membantu pertumbuhan batang, daun juga merangsang tumbuh bunga. Seminggu sekali, anggrek perlu di semprot dengan vitamin. “Biasanya saya gunakan B1,” ujarnya.
Untuk merangsang agar anggrek lebih cepat berbunga, Anda bisa menyemprotnya dengan minyak ikan. hal itu juga bisa membantu untuk pertumbuhan daun lebih sehat.
“Kalau punya anggrek usahakan kena air hujan. Karena kalau tidak kena air hujan, dia cenderung kusam, batangnya itu keriput, kurang segar,” kata perempuan paruh baya ini.
Meski demikian, anggrek bukanlah tanaman yang boros air. Sehingga Anda tidak perlu melakukan penyiraman yang berlebihan. Justru kata Andri, untuk penyiraman anggrek cukup dengan disemprot air. “Apalagi kalau musim hujan, tidak perlu disiram lagi,” katanya.
Perawatan selanjutnya adalah mencegah timbulnya jamur. Di saat musim hujan, kelembaban akan sangat tinggi, dan itu rentan timbul jamur. Sebaiknya, penyemprotan fungisida rutin dilakukan seminggu sekali.
Bagi para pecinta anggrek, jenis spesies banyak menjadi koleksinya. Anggrek jenis ini cenderung membutuhkan perawatan yang spesial. Jadi tidak heran jika hanya orang-orang tertentu saja yang ingin merawatnya.
“Hanya orang yang benar-benar hobi anggrek yang mau merawat anggrek jenis ini. Soalnya dia butuh perawatan khusus,” kata Andri.
Anggrek spesies cenderung hidup dengan tingkat kelembapan tinggi. Mengingat, anggrek jenis ini kerap hidup pada wilayah dataran tinggi atau di bawah pohon-pohon besar yang teduh.
“Untuk jenis anggrek spesies, butuh pencahayaannya 25 persen, anggrek jenis ini butuh kelembapan tinggi, karena harus disesuaikan dengan habitat aslinya,” kata Andri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/23102016_anggrek2_20161023_235135.jpg)




