Dua Lokasi Pariwisata Andalan Jambi Ini Tidak Ada Sinyal HP
pemerintah provinsi dan kabupaten untuk berkoordinasi dalam upaya penyediaan fasilitas jaringan seluler atau Base Transceiver Station (tower)
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: bandot
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Tommy Kurniawan
TRIBUNJAMBI.COM - Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Ar Syahbandar, sangat menyayangkan sampai saat ini andalan pariwisata Provinsi Jambi yakni taman bumi (geopark) di Kabupaten Merangin dan Candi Muarojambi di kabupaten Muarojambi, tidak ada sinyal telepon seluler (blank spot).
Ia pun mendesak pemerintah provinsi dan kabupaten untuk berkoordinasi dalam upaya penyediaan fasilitas jaringan seluler atau Base Transceiver Station (tower) di dua kawasan objek wisata itu
"Itu untuk pelayanan/kenyamanan pengunjung dan sebagai bentuk kemajuan daerah. Apalagi 'geopark' Merangin diusulkan sebagai warisan dunia," kata Syahbandar.
Selain itu, ia berharap Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah kabupaten khususnya instansi terkait untuk bersinergi dalam mengembangkan akses komunikasi khususnya di objek wisata Jambi.
"Kita ambisinya meningkatkan pariwisata Jambi, sementara pengunjung susah berkomunikasi ketika berada di objek wisata. Saya pikir ini pincang," katanya.
"Apalagi katanya, Candi Muarojambi yang merupakan candi terluas di Asia Tenggara itu sudah menjadi ikon Jambi," kata Syahbandat.
Menurutnya, sudah selayaknya dipikirkan bagimana kenyamanan dan kepuasan pengunjung. "Jadi walaupun berada di Candi Muarojambi pengunjung yang liburan tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga atau berkomunikasi soal bisnis," ujarnya.