Otomotif
GALERI FOTO: Warisan Bapak yang Bikin Bangga
BRAND skuter Vespa jadi legenda di berbagai penjuru dunia, termasuk juga di Indonesia. Motor besutan
Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM - BRAND skuter Vespa jadi legenda di berbagai penjuru dunia, termasuk juga di Indonesia. Motor besutan Italia ini punya bentuk yang stylish dan unik, tidak heran bila Vespa sangat populer di kalangan scooterist di tanah air.
Vincent adalah satu dari jutaan orang penghobi vespa. Ia punya vespa PX yang diproduksi tahun 1987, warisan sang bapak.
Ketertarikannya pada sekuter Italia ini bermula saat ia kuliah di kota pendidikan, Yogyakarta. Menurut Vincent asal mula masuk ke tanah air Skuter Vespa buatan Piaggio ini mulai banjir di Indonesia paska kemerdekaan, tahun 1960an motor vespa sudah banyak berseliweran. Pamornya tak surut hingga tahun 2000an.

“Kebetulan waktu itu, teman satu kos punya Vespa Congo dan Lambretta, saya jadi teringat motor orangtua,” kata Vincent.
2012, motor yang punya sejarah dalam keluarga itu teronggok tak terurus. Cat rusak, bodi rata dengan karat. Tak lebih baik, mesin pun mati. Kata Vincent, motor yang digunakan orangtuanya bekerja tempo dulu itu butuh perbaikan besar.
“Bentuknya tidak layak pakai lagi, dulu sempat kepikiran mau dijual. Tapi akhirnya yang dijual malah motor crypton yang sudah dimodifikasi, di air brush, chrom. Duitnya buat biaya restorasi vespa.” katanya.

Setidaknya ia harus mengelontorkan uang Rp 4 juta untuk membuat vespa PX warisan sang bapak kembali normal. Dan kini motor yang dibalut warna biru di seluruh bodinya itu sudah bisa mengaspal seperti tempo dulu.
Meski tergolong motor tua, vespa tetap bisa memberikan kenyamanan pada setiap pengemudinya. Jarak posisi duduk dengan stang kemudi yang panjang serta ruang gerak kaki yang relatif longgar, jadi poin penting dari kenyamanan yang diberikan motor Italia ini.
“Posisi duduk ke stir motor agak jauh, jadi posisi lengan agak lebih lurus, gak cepet capek. Tapi naikinya juga butuh keseimbangan, soalnya performa mesinnya lumayan responsive,” ujar Vincent.

Bukan hanya kenyamanan yang membuat Vincent jatuh cinta pada vespa, menaiki skuter klasik ini ia mengaku bangga. “Yang buat bangga ini itu motor klasik, buatan Italia,” tegas Vincent.

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/17102016_vespa4_20161017_173334.jpg)