Ngeri, Penampakan Badan Pesawat Akibat Terkena Aspal yang Terkelupas

Walaupun bolong di bagian bodi bawah, pesawat yang dipiloti oleh Captain Pilot Abdul Rauf tersebut tetap bisa mendarat dengan baik.

Ngeri, Penampakan Badan Pesawat Akibat Terkena Aspal yang Terkelupas
Foto-foto: Dok. Sriwijaya Air
Bagian bodi pesawat B737-300 Sriwijaya Air yang bolong. Terlihat bongkahan aspal di bagian yang rusak. 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah pesawat Boeing B737-300 nomor registrasi PK-CKF milik Sriwijaya Air bolong di bagian bodi bawahnya saat mendarat di Bandara Juanda, Surabaya hari ini, Selasa (11/10/2016). Dugaan sementara bodi pesawat bolong terkena lapisan aspal yang mengelupas. Hal ini terlihat dari adanya lapisan aspal terjepit di bodi pesawat yang rusak.

Menurut Head Office Communication Sriwijaya Air, Adi Willi Hanhari Haloho, pesawat nomor penerbangan SJ 565 dari Makassar tersebut dijadwalkan mendarat di Bandara Juanda sekitar pukul 09.55 WIB. Dan kemudian seharusnya kembali melayani penerbangan balik ke Makassar lagi.

“Akibat kejadian ini, pesawat tidak bisa kembali terbang dan harus menjalani perbaikan. Namun demikian penerbangan Sriwijaya ke Makassar dan tempat lain tetap normal karena kita mempunyai pesawat pengganti di Surabaya,” ujarnya.

Walaupun bolong di bagian bodi bawah, pesawat yang dipiloti oleh Captain Pilot Abdul Rauf tersebut tetap bisa mendarat dengan baik. Semua penumpang pesawat juga dikabarkan selamat.

Saat ini tim Quality Safety and Security Sriwijaya Air sudah menuju lokasi untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

Corporate Secretary PT Angkasa Pura I, Israwadi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun menurutnya kejadian tersebut tidak mengganggu operasional penerbangan di Bandara Juanda. “Runway-nya tidak terganggu karena kejadiannya tidak di tengah runway,” ujarnya.

Israwadi melanjutkan bahwa saat ini tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi sudah menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. PT Angkasa Pura I selaku pengelola bandara menunggu hasil penyelidikan dari pihak KNKT selaku pihak yang berwenang.

Peristiwa seperti ini bukan sekali ini terjadi di Bandara Juanda. Pada bulan Juni 2014 lalu, sebuah pesawat ATR 72 milik Wings Air juga bolong saat mendarat di bandara ini. Bolongnya bodi pesawat karena terkena benda-benda tajam petugas kebersihan bandara yang tertinggal di runway.(Gara/Angkasa.co.id)

Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved