Hijab Corner
GALERI FOTO: Terinspirasi Sosok Oki Setiana Dewi
PANGGILAN itu datang lewat sebuah film. Tahun 2009, novel roman karya Habiburrahman El Shirazy berjudul Ketika Cinta
Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM - PANGGILAN itu datang lewat sebuah film. Tahun 2009, novel roman karya Habiburrahman El Shirazy berjudul Ketika Cinta Bertasbih dipertontonkan di layar lebar. Sosok Oki Setiana Dewi yang berperan sebagai Anna Althafunnisa menginspirasi Yossy untuk mengenakan hijab.
Dia menyadari bahwa, sebagai muslimah yang sudah balig, wajib untuk menutup auratnya. “Waktu itu orangtua nyaranin habis lulus SMA saja, karena saya masih kelas 2 SMA. Tapi saya sudah niat untuk pakai hijab,” kata Yossy.
Dia bilang, saat melihat seorang berhijab, rasa hatinya tenang dan teduh. “Rasanya itu adem kalau lihat perempuan pakai jilbab,” ujar dara 24 tahun ini.
Karena niatnya untuk berhijab, diapun harus merubah penampilannya yang semula menggunakan seragam dengan lengan dan rok pendek, menjadi serba panjang agar bisa menutupi semua lekuk tubuhnya.

“Karena gak mau repotin orangtua, jadi saya datangin kakak tingkat yang sudah lulus, saya minta baju-baju seragamnya. Waktu itu saya dapat seragam putih abu-abu 2 dan pramukanya 1,” kata Yossy sembari terkekeh mengingat kejadian beberapa tahun silam.
Hingga kini, Yossy telah delapan tahun mengenakan hijab. Dia merasa sangat nyaman, bahkan menurutnya berhijab itu tidak sekadar kewajiban, tetapi juga melindungi.
“Saya merasa terlindungi, saya juga jadi bisa menjaga perilaku, bicara. Intinya lebih bisa ngontrol diri,” ungkapnya.
Banyak bergelut dalam berbagai kegiatan, Yossy tidak pernah merasa jilbab yang ia mulai kenakan delapan tahun lalu itu menghambat aktivitas maupun rezekinya. Justru saat mulai berhijab dia merasa mendapatkan kemudahan.

“Justru hijab itu tidak jadi penghalang, tapi saya merasa lebih dapat kemudahan setelah berhijab,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/10092016_yossi_20160911_164146.jpg)