Disnakan Turunkan Tim Cek Hewan Kurban

Markoni mengatakan, pengecekan hewan kurban merupakan kewajiban pemerintah daerah.

Penulis: muhlisin | Editor: Nani Rachmaini

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Kesehatan hewan kurban harus dipastikan. Untuk memastikan hewan kurban sehat dan bebas penyakit, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Merangin, menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan pengecekan hewan kurban.

        Hal tersebut diungkapkan Kepala Disnakan Kabupaten Merangin, Markoni, Minggu (4/9). Markoni mengatakan, pengecekan hewan kurban merupakan kewajiban pemerintah daerah.

        “Ini merupakan kewajiban kita untuk menurunkan tim langsung ke lapangan. Memastikan hewan kurban yang akan disembelih warga dalam keadaan sehat dan layak dikonsumsi,” ujar Markoni.

        Markoni menjelaskan, tiap tahun pihak Disnakan selalu membentuk tim tersebut. Saat ini tim tersebut sudah dibentuk dan sudah di-SK-kan. Selain dari petugas Disnakan, tim juga terdiri dari petugas medis.

        “Tim sudah di-SK lkan, dan ini merupakan kewajiban setiap tahun itu kita bentuk tim. Timnya juga keanggotan dari petugas kesehatan,” katanya lagi.

        Dilanjutkan Markoni, tim tersebut dibagi per-wilayah dalam beberapa kecamatan digabungkan. Tujuan dibentuknya tim per-wilayah guna menjangkau semua kecamatan hingga ke desa untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban.

        Untuk persiapan atau stok hewan kurban diakuinya belum bisa mencukupi semua. Dari jumlah kebutuhan hewan kurban yang diminta oleh masyarakat, pemerintah daerah hanya mampu menyediakan sebanyak 70%.

        “Kalau persiapan sudah jauh-jauh hari. Stok hewan memang belum bisa mencukupi semua, dari pemerintah daerah sekitar 70% yang mampu disediakan melalui kelompok-kelompok peternak,” ujarnya.

Markoni juga mengatakan untuk Idul Adha tahun 2016, diperkirakan tidak kurang dari seribu ekor ternak dibutuhkan untuk disembelih di Merangin. “Tren pemotongan hewan kurban turun dari tahun ke tahun. Tapi untuk tahun ini perkiraan kita masih di atas angka seribuan,” sebut Markoni.(Lis)

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved