Rabu, 29 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Lolos di Bandara Soekarno Hatta Bawa 28 Paket Sabu di Celana Dalam, Tapi Ditangkap di Belitung

Pemasok narkoba asal Belitung, MU alias Kacak (34) boleh saja lolos dari pemeriksaan petugas di Bandara Soekarno-Hatta

Editor: bandot

TRIBUNJAMBI.COM - Pemasok narkoba asal Belitung, MU alias Kacak (34) boleh saja lolos dari pemeriksaan petugas di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, ketika membawa 28 paket sabu-sabu, saat hendak terbang ke Belitung.

Namun kedatangan warga Jalan Kamboja, Kelurahan Kota, Tanjungpandan, Belitungini, pada hari Sabtu (27/8/2016) lalu, ternyata sudah ditunggu petugas Satnarkoba Polres Belitung dan Opsnal Polres Belitung, di pintu keluar Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan.

Dari penggeledahan oleh petugas mendapati 28 paket sabu senilai Rp 70 juta, yang dikemas rapi dibungkus dengan lakban warna putih, diselipkan di dalam celana dalam Kacak.

Dari temuan itu, Kacak langsung digiring petugas untuk menjalani pemeriksaan.

"Dia (pelaku) memang sudah incaran kami, dan ketika kami periksa, kami temukan itu (sabu) di dalam sempak (celana dalam)," ucap Kabag Ops Polres Belitung Kompol Siswo Dwi Nugroho kepada Pos Belitung, Senin (29/8/2016).

Dari data kepolisian, ia disebut-sebut diduga terlibat dalam kasus narkoba yang menjerat dua orang pemakai narkoban berinisial WD (27) dan DK (24), yang ditangkap petugas sebelumnya di rumah kontrakan, pada bulan April lalu.

"Dia (Kacak) memang sudah DPO kami. Jadi ketika kami mendapatkan informasi bahwa dia membawa narkoba itu, langsung kami bergerak. Untuk pengedar apa bukannya, sekarang kami masih mendalami proses lebih lanjut," ucap Siswo.

Selain 28 paket sabu, polisi mengamankan dua unit handphone (Hp) dari tangan Kacak. Ia juga diketahui merupakan residivis kasus serupa dan sempat menjalani kurungan selama satu tahun pada 2005 silam.

Dugaan sementara, paket sabu yang dibawanya tersebut berasal dari Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Namun kepastiannya masih terus dikembangkan oleh aparat kepolisian.

Dari pengakuan Kacak, ia biasa membawa narkoban menuju keBelitung dengan menggunakan maskapai penerbangan dari Jakarta ke Belitung.

"Iya bolak balik lewat bandara," ucap Kacak kepada Pos Belitung, Senin (29/8/2016).

"Tidak tau aku, tidak tau," katanya ketika ditanya sudah berapa kali bawa narkoba serta modus bisa lolos pemeriksaan pihak bandara di Soekarno-Hatta. (N3)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved