9 Titik Panas di Provinsi Jambi

per 29 Agustus 2016 pukul 04.00 WIB ada sembilan titik.

Penulis: Duanto AS | Editor: Duanto AS
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Persiapan posko siaga darurat bencana untuk mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan, Rabu (24/8). Heli disiagakan di Bandara Sultan Thaha Kota Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM - Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi merilis jumlah titik panas (hotspot) yang terpantau di Provinsi Jambi, per 29 Agustus 2016 pukul 04.00 WIB ada sembilan titik.

Dalam akun facebook Pusdalops Bpbd Provinsi Jambi, dituliskan data itu bersumber dari BMKG Jambi.

"Untuk menjadi perhatian kita semua" tulis akun itu.

Sehari sebelumnya, enam titik panas (hotspot) terpantau muncul di wilayah Provinsi Jambi. Itu berdasarkan pantauan Satelit Terra-Aqua yang digunakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi, pada Minggu (28/8) pukul 16.00.

Dari enam titik panas itu, tiga di antaranya merupakan titik api sebagai kebakaran, karena mempunyai tingkat kepercayaan di atas 60 persen.

Titik panas ditemukan di Kecamatan Limbur Lubuk Men, Kabupaten Bungo. Ada dua titik api dengan tingkat kepercayaan 79 persen dan 82 persen di sana.

Di Kabupaten Kerinci, ada tiga titik panas. Dua titik di Kecamatan Gunung Raya dengan tingkat kepercayaan 69 persen dan 34 persen. Dan satu titik di Siulak dengan punya tingkat kepercayaan 48 persen. Di Kabupaten Merangin, ada satu titik panas di Kecamatan Jangkat dengan tingkat kepercayaan 33 persen.

Sebelumnya titik panas ditemukan pada 17-19 Agustus. Titik itu tersebar di beberapa kabupaten, seperti Tebo, Muarojambi dan Tanjabbar. Namun, waktu itu tingkat kepercayaannya di bawah 60 persen, sehingga belum bisa dikatakan sebagai kebakaran.

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved