Fakta Tentang Pramugari yang Jarang Diketahui
Melihat pekerjaan pramugari (atau pramugara) di dalam kabin pesawat sungguh membuat iri
TRIBUNJAMBI.COM - Melihat pekerjaan pramugari (atau pramugara) di dalam kabin pesawat sungguh membuat iri.
Kesempatan jalan-jalan ke berbagai kota dan negara dengan gratis, bahkan dibayar di atas rata-rata pekerja kantoran.
Belum lagi gaya hidup ‘wah’ yang menjanjikan kemapanan.
Benarkah profesi ini semudah yang dibayangkan oleh para penumpangnya?

Menjadi Pramugari Adalah Sebuah Kompetisi yang Sangat Keras
Kebutuhan akan awak kabin memang tinggi, tapi maskapai tetap harus menyeleksi calon karyawannya dengan sangat ketat.
Menurut data, satu posisi pramugari rata-rata direbutkan oleh 10 hingga 15 orang kandidat. Di beberapa maskapai bintang 5 bahkan satu posisi bisa direbutkan oleh 50 hingga 60 orang.
Tinggi Namun Tidak Terlalu Tinggi
Jika badan seorang pramugari tidak terlalu tinggi maka ia tidak akan sanggup meraih kompartemen bagasi yang berada di bagian atas kabin, apalagi terkadang harus mengangkat barang bawaanpenumpang.
Tapi jika badan terlalu tinggi tentu malah akan merepotkan pergerakan si pramugari sendiri. Repot, kan?
Bisa Dipecat Gara-Gara Masalah Sepele
Enam bulan pertama masa percobaan merupakan waktu yang paling sulit bagi seorang pramugari karena setiap langkah, tindak-tanduk, dan bahkan penampilan mereka akan dinilai secara strict.
Mereka bisa saja dipecat cuma gara-gara meminta izin tidak masuk karena sakit, atau melakukan sesuatu yang tidak sesuai prosedur.
Dibayar Hanya Sesuai Jam Terbang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/22072016-ruang-tidur-pramugari_20160722_224238.jpg)