Smart Women

Mutia Bilang, Merdeka Itu Bebas dari Korupsi

“Semoga Indonesia bisa bebas korupsi, dan anak bangsa bermoral seperti budaya timur yang selama ini kita anut,” katanya.

Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUN JAMBI/HANIF BURHANI
Mutia Sintalia Novera 

SANG saka merah putih berkibar memperingati peristiwa proklamasi di jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat, 71 tahun silam.

Di Sumatera, naskah proklamasi dibacakan Moehammad Sjafe’i, pendiri Indonesisch Nederlansche School Kayu Taman, setelah 12 hari Ir.Soekarno membacanya.

Rabu lalu, bangsa Indonesia baru saja memperingati hari kemerdekaannya.

Anies Baswedan memaknai kemerdekaan sebagai cita-cita untuk melindungi, mencerdaskan, mensejahterakan dan berpatisipasi di tingkat dunia. Dan itu janji yang harus dilunasi.

Sementara Mutia, memaknai kemerdekaan sebagai kebebasan dari kemiskinan dan bebas dari korupsi. Menurutnya, saat ini Indonesia belum sepenuhnya merdeka, karena masih banyak pejabat dikalangan elit hingga pegawai kelas bawah yang tertangkap korup.“Merdeka itu bebas dari korupsi, bebas dari kemiskinan,” katanya.

Mutia bilang, di 71 tahun kemerdekaan, semestinya Indonesia menjadi bangsa yang maju, tidak ada lagi kemacetan, banjir dan tidak ada moral generasi bangsa yang rusak. Sebagai seorang pelajar, dia merasa miris dengan tingkah polah anak usia pelajar yang seperti tidak berpendidikan.

“Saya merasa prihatin, ada anak sekolah yang menulis nama gurunya di rok spannya, banyak anak-anak pakai narkoba, sex bebas, mestinya itu tidak terjadi,” kata dara 17 tahun ini.

Hal yang perlu dilakukan untuk mengisi kemerdekaan adalah menanamkan rasa cinta tanah air, sehingga para generasi muda akan berlaku baik, tumbuh dengan karya-karya yang bisa membanggakan bangsa Indonesia di mata dunia.

Dia juga berharap, seiring bertambahnya usia kemerdekaan, Indonesia bisa tumbuh menjadi bangsa yang besar, bangsa yang maju.

“Semoga Indonesia bisa bebas korupsi, dan anak bangsa bermoral seperti budaya timur yang selama ini kita anut,” katanya.

Ingin Sembuhkan Orang
TIDAK hanya cantik, Mutia adalah pencerita yang baik. Beberapa kali dia menjuarai lomba story telling. Dia bercerita tentang Indonesia yang kaya budaya, punya lagu dan tarian daerah yang unik.

“Indonesia kaya tarian daerah, lagu-lagu daerah yang berbeda di setiap daerah, dan semua itu harus dijaga dan dilestarikan, kalau tidak nanti diambil negara lain,” katanya.

Selain itu, Indonesia juga punya alam yang mempesona, dan patut dibanggakan. “Indonesia punya pantai yang indah. Kekayaan alam yang melimpah ini juga harus dijaga,” kata Mutia.

Meski pandai bercerita, Mutia justru berkeinginan untuk jadi seorang dokter.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved