Rabu, 3 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Bagi Hasil, Petani Bungo Cuma Dapat Rp 21 Ribu per Bulan

Dari 30 persen itu masih ada potongan-potongan lain, hanya memang ditanya potongan apa, ia belum bisa memberi penjelasan secara terperinci

Tayang:
Penulis: Awang Azhari | Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUN JAMBI/MUZAKKIR

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Awang Azhari

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO -Petani yang bekerjasama dengan PT Citra Sawit Harum (CSH) di Kecamatan Pelepat terus mengeluh soal pembagian hasil, warga menilai tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

Dalam proses kerjasama, perusahaan dan petani menyepakati bagi hasil 70 persen untuk PT CSH dan 30 persen untuk petani, namun demikian dari hitungan hasil produksi setiap bulan, petani menyebut yang mereka dapat jauh sekali dari angka 30 persen.

Hal ini tentu menuai tanggapan kritis dari semua pihak, karena ternyata sebagian besar jalannya proses kerjasama antara perusahaan ‎dan petani di Kabupaten Bungo, selalu bermasalah soal bagi hasil.

Lalu bagaimana perusahaan menanggapi, Humas PT CSH, Robert menyebut ‎ada kesalahan soal pemahaman pembagian 30 persen itu. Menurutnya 30 persen yang dimaksud bukan bersih.

Dari 30 persen itu masih ada potongan-potongan lain, hanya memang ditanya potongan apa, ia belum bisa memberi penjelasan secara terperinci. "Jelasnya masih ada potongan dari 30 persen itu," kata Robert di gedung DPRD beberapa hari lalu.

Perlu diketahui, jika mengacu ke pokok kerjasama awal, dalam setiap hektare petani akan mendapatkan Rp 400 ribu per bulan, angka itulah yang disebut 30 persen dari jumlah produksi. Tapi faktanya petani hanya dapat Rp 21 ribu sampai Rp 50 ribu.

‎"Ya itu 30 persen belum bersih. Dan perlu diketahui kalau uang itu setiap bulan tidak kita serahkan secara langsung ke petani, tapi melalui koperasi, jadi tanyakan juga itu ke koperasi," tukasnya.

Namun sayang, soal ini beberapa koperasi yang menaungi para petani bekerjasama dengan perusahaan belum dapat dikonfirmasi.

Hanya tampaknya petani masih bingung dengan kerjasama ini, karena dalam proses awal mereka diberitahu bahwa 30 persen merupakan hasil bersih yang akan diterima.

‎"Dak do yang namonyo potongan-potongan dari 30 persen jatah petani itu, sejak awal tahunyo petani bersih dapat 30 persen. Jadi kemano hasil selamo ni," ulas seorang perwakilan petani, Desperiyadi.‎‎

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved