Kesetrum, Zulkifli Terhempas dari Atas Atap
Untung tak dapat diraih. Malang pun tak dapat ditolak. Niat mencari nafkah untuk keluarga. Zulkifli justru celaka dan meregang nyawa.
Penulis: muhlisin | Editor: Nani Rachmaini
BANGKO, TRIBUN - Untung tak dapat diraih. Malang pun tak dapat ditolak. Niat mencari nafkah untuk keluarga. Zulkifli justru celaka dan meregang nyawa.
Pria 20 tahun asal Kecamatan Langsa Barat Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, tewas pada Selasa (27/7). Ia tewas setelah terkena sengat listrik dan terjatuh dari atas rangka atap rumah yang tengah ia pasang.
Kabar yang dihimpun Tribun, saat itu sekira pukul 17.00. Ia tengah bekerja di atas rumah milik oknum anggota Brimob di Desa Pauh Menang Kecamatan Pamenang. Tugasnya memasang rangka baja untuk atap rumah.
Rupanya ada kulit kabel listrik yang terkelupas. Zulkifli yang tak menyadari hal itu, secara tak sengaja menyentuh kabel telanjang tersebut. Ia pun tersengat aliran listrik.
Begitu tersengat listrik, ia pun tersentak. Tanpa ampun, Zulkifli terjatuh dan teehempas ke tanah. Rekan-rekannya pun berhamburan mendekat memberi pertolongan.
Menggunakan kendaraan roda empat, Zulkifli langsung dibawa ke Puskesmas Pamenang. Namun ia tak tertolong. Sebelu sampai ke puskesmas ia sudah menghembuskan nafas terakhirnya.
"Tersengat arus listrik tegangan tinggi. Korban sebenarnya sudah berusaha diselamatkan. Tapi wafat sebelum sampai di puskesmas," ujar Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kartayuga melalui Pj Kapolsek Pamenang AKP Bambang.
Bambang mengatakan polisi sudah melakukan penyelidikan. Kepada jenazah korban juga sudah dilakukan visum untuk memastikan penyebab kematiannya.
Kesimpulannya dipastikan murni kecelakaan kecelakaan. Korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya. Diantaranya telapak tangan kanan, kaki kiri, dan bagian punggung.
"Ya, murni kecelakaan. Tidak ada unsur lain. Jenazah korban juga sudah dibawa ke Aceh. Atas permintaan keluarganya, untuk dimakamkan di kampung halamannya," tutup Bambang.