Inilah Jet Tempur yang Terbang Rendah dan Hebohkan Warga Kota Jambi
Suara mesin jet yang menggelegar ini mengejutkan masyarakat, beberapa diantaranya berlarian sambil mendongak ke atas untuk melihat apa yang terjadi
Penulis: bandot | Editor: bandot
TRIBUNJAMBI.COM - Warga Kota Jambi, Kamis (9/6) siang dikagetkan adanya dua jet tempur yang terbang rendah di Kota Jambi. Jet tempur jenis F 16 ini terlihat jelas di beberapa wilayah yang berdekatan dengan Bandara Sultan Thaha, Kota Jambi.
Suara mesin jet yang menggelegar ini mengejutkan masyarakat, beberapa diantaranya berlarian sambil mendongak ke atas untuk melihat apa yang terjadi.

Fotografer Tribun Jambi Aldino sempat mengabadikan dua pesawat tempur yang diperkirakan jenis F 16 saat melintas di atas langit Kota Jambi.

Pihak otoritas di Bandara Sultan Thaha Jambi sendiri belum memberikan keterangan resmi. Namun dari informasi yang diperoleh tribunjambi.com dua pesawat tempur F 16 tersebut sedang latihan dari Pekanbaru lewat di Kota Jambi karena melihat bandara sedang kosong jet tempur tersebut turun.
Dikutip dari Wikipedia F-16 Fighting Falcon adalah jet tempur multi-peran supersonik yang dikembangkan oleh General Dynamics (lalu di akuisisi oleh Lockheed Martin), untuk Angkatan Udara Amerika Serikat.
Pesawat ini awalnya dirancang sebagai pesawat tempur superioritas udara namun akhirnya berevolusi menjadi pesawat tempur multi-peran yang sangat populer.
Kemampuan F-16 untuk bisa dipakai untuk segala macam misi inilah yang membuatnya sangat sukses di pasar ekspor, dan dipakai oleh 24 negara selain Amerika Serikat termasuk diantaranya Indonesia.
Pesawat ini sangat popular di mata international dan telah digunakan oleh 25 angkatan udara. F-16 merupakan proyek pesawat tempur Barat yang paling besar dan signifikan, dengan sekitar 4000 F-16 sudah di produksi sejak 1976.
Pesawat ini sudah tidak diproduksi untuk Angkatan Udara Amerika Serikat, tapi masih diproduksi untuk ekspor. Pada tahun 1993 General Dynamics menjual bisnis pwmbuatan pesawat ini kepada Lockheed Corporation, yang selanjutnya menjadi bagian dari Lockheed Martin setelah melakukan merger dengan Martin Marietta pada tahun 1995.
F-16 dikenal memiliki kemampuan tempur di udara yang sangat baik, dengan inovasi seperti tutup kokpit tanpa bingkai yang memperjelas penglihatan, gagang pengendali samping untuk memudahkan kontrol pada kecepatan tinggi, dan kursi kokpit yang dirancang untuk mengurangi efek g-force pada pilot.
Pesawat ini juga merupakan pesawat tempur pertama yang dibuat untu menahan belokan pada percepatan 9g. F-16 mempunyai senapan M61 Vulcan pada internal badan pesawat serta 11 lokasi untuk menyantelkan senjata dan peralatan misi lainya.
F-16 kini aktif pada Angkatan Udara Amerika Serikat, Komando Cadangan Angkatan Udara, serta unit Garda Nasional Udara. Pesawat ini juga digunakan oleh angkatan udara di 25 Negara lainya.
Spesifikasi (F-16C Blok 30)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/09062016-jet-tempur-di-atas-kota-jambi_20160609_195228.jpg)