Jokowi Ucap Syukur 4 WNI Sandera Abu Sayyaf Bebas, ini Kronologi Pembebasannya
Presiden Jokowi mengatakan pembebasan sandera tersebut atas hasil kerjasama yang baik antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Filipina.
Kematian seorang sandera Abu Sayyaf asal Kanada, John Ridsdel, kemudian membuat keluarga sandera WNI mulai khawatir akan keadaan para sandera.
Ridsdel dipenggal oleh militan Abu Sayyaf pada 25 April lalu lantaran uang tebusan untuk nyawanya tak kunjung dibayar penuh.
Pada 1 Mei, enam hari setelah kematian Ridsdel, kepolisian Filipinakemudian mengabarkan 10 sandera WNI telah dibebaskan.
Meski demikian, saat itu kabar empat WNI lainnya tak diketahui dan malah sandera yang telah bebas tak tahu ada empat WNI lain yang menjadi sandera.
Seorang sandera yang selamat mengatakan bahwa kemungkinan empat WNI yang lain itu disandera oleh grup Abu Sayyaf yang berbeda.
Dari berbagai sumber yang diperoleh, diketahui empat sandera WNI yang tersisa dibebaskan pada Rabu (11/5/2016) pukul 02.00 waktu setempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/10032016_jokowi_20160310_201133.jpg)