'Don't Kill Me'
jasad Miming WNI asal Indonesia mengapung di tepi sungai yang dangkal dalam keadaan tanpa busana
TRIBUNJAMBI.COM - Sebelum dibunuh, WNI yang ditemukan tewas di Sydney, Australia, dikatakan sempat berteriak "Don't kill me".
Kalimat itulah yang menjadi kata-kata terakhir Miming Listiyani, sebelum ditemukan mengambang tak bernyawa di tepi sungai Parramatta, Sydney.
Teriakan tersebut terdengar pada Kamis (7/4/2016), menurut laporan yang diterima polisi setempat.
Setibanya di lokasi, polisi mendapati sosok pria yang belakangan diketahui bernama Khanh Thanh Ly tengah berdiri di pinggir sungai.
Di dekat kaki Ly, jasad Miming mengapung di tepi sungai yang dangkal dalam keadaan tanpa busana.
Ly yang kemudian kabur telah ditangkap dan ditetapkan sebagai pelaku pembunuhan Miming dan menghadap pengadilan Sabtu (9/4/2016) ini.
Diberitakan sebelumnya, menurut kutipan Sydney Morning Herald, Ly pernah terkait dengan jaringan narkoba 'Bali Nine'.
Pada 2007, Ly pernah dihukum tujuh tahun penjara oleh pengadilan Sydney karena terkait dengan aktivitas penyelundupan narkoba.
Khanh Thanh Ly juga kerap disebut sebagai teman SMA dari Myuran Sukumaran, terpidana mati kasus narkoba yang dieksekusi pemerintah Indonesia. (Daily Mail/Telegraph)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/07042016-miming_20160408_231055.jpg)