Gempa Mentawai
Warga Mengungsi ke Kampus Unand
Getaran gempa terasa kuat
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: bandot
TRIBUNJAMBI.COM - Usai terjadinya gempa dengan kekuatan 7,8 SR di wilayah Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Kondisi Kota Padang diliputi kecemasan ketika gempa terjadi.
Warga pun berlarian keluar rumah mengungsi ke tempat yang lebih luas.
Sumber Tribun yang berada di Kota Padang, Jeni Arta mengatakan, warga Kota Padang, kawasan Siteba langsung mengungsi ke tempat yang lebih luas ketika alram peringatan tsunami yang berada di kawasan Air Tawar berbunyi.
"Saya sedikit stres tadi, bang. Jadi tidak bisa ngangkat telepon. Warga pada cemas dan lari," katanya.
Ia menyebutkan, getarannya cukup terasa di kawasan tersebut. Kondisi lalulintas macet karena cemas akan potensi tsunami. Polisi dan TNI bersiaga di jalanan untuk mengatur kondisi lalulintas yang seketika padat.
"Warga sini mengungsi ke Universitas Negeri Andalas (Unan) dan status siaga di sini sudah siaga satu hingga besok pagi," katanya.
"Saya dak ngungsi karena sudah dirasa aman. Tapi sekarang standby aja di kosan, tidak boleh tidur nyenyak dan harus sedia motor. Jadi kalau ada gempa susulan langsung bisa tau dan langsung pegi," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/02032016-gempa-mentawai_20160302_211901.jpg)